Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membuat sejumlah strategi untuk memperbaiki kinerja. Salah satunya, kinerja penumpang yang selama pandemi covid-19 drastis mengalami penurunan.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, untuk menggaet penumpang maskapai mulai menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) secara offline maupun online.
Dengan GATF ini, secara tidak langsung akan berdampak pada trafik jumlah penumpang. Namun, ia tidak merinci berapa peningkatan dari gelaran GATF.
"Pandemi ini kan membuat banyak orang mungkin sebelum masuk ke GATF ini berpikir dua tiga kali. Mudah-mudahan setelah acara ini kita bisa mengevaluasi peningkatan trafiknya seperti apa dan yang mana yang menjadi populer," ujar Irfan dalam konferensi pers, Jumat (10/12/2021).
Adapun gelaran GATF 2021 ini Garuda Indonesia memberikan ragam pilihan tiket penerbangan dan paket perjalanan wisata domestik dan internasional.
Zalah satunya melalui penawaran discount tiket penerbangan hingga 80 persen di sejumlah rute pilihan.
Melalui program Best Deal” GATF 2021, ditawarkan diskon tiket hingga 80 persen atau mulai Rp 900 ribu untuk penerbangan dari Jakarta menuju 11 destinasi domestik, seperti Manado, Sorong, Labuan Bajo, Medan, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Lombok, hingga Semarang.
Selain harga spesial rute domestik, Garuda Indonesia juga memberikan penawaran diskon 18 persen untuk rute internasional serta redemption 50 persen untuk award tiket penerbangan bagi Anggota GarudaMiles.
"Dengan gelaran ini, kita ingin menegaskan kepada publik terlepas dari pemberitaan apapun mengenai Garuda dan nilai utang garuda dan proses restrukturisasi Garuda kita tidak akan mundur dari memastikan operasional penerbangan pelayanan tetap berlangsung seperti publik tahu bagaimana Garuda," ucap Irfan.
Baca Juga: Dirut Garuda Indonesia: PKPU Bukan Pailit Tapi Proses Negosiasi
Untuk diketahui, Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2021 diselenggarakan secara hybrid di mana gelaran offline dilaksanakan mulai Jumat hingga Minggu (10 – 12 Desember 2021) di The Hall Senayan City.
Adapun gelaran online dilaksanakan bersamaan mulai hari ini, Jumat hingga Kamis (10 – 16 Desember 2021) melalui website www.GATF2021.com.
Berita Terkait
-
Dirut Garuda Indonesia: PKPU Bukan Pailit Tapi Proses Negosiasi
-
Masuk Status PKPU, Bos Garuda Indonesia: Ini Bukan Proses Kepailitan
-
Resmi, Garuda Indonesia Berada dalam Status PKPU
-
Garuda Indonesia Mendadak Beri Diskon Tiket Hingga 80 Persen, Ada Apa?
-
Garuda Tawarkan Jasa Kargo untuk Komoditas Ekspor Unggulan Kepri
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda