Suara.com - PT Putragaya Wahana telah menyelesaikan pengembangan proyek properti Thamrin Nine. Selesainya pembangunan proyek itu ditandai dengan peletakan atap atau Topping Off Luminary Tower.
Dengan resminya penutupan struktur dari Luminary Tower, maka gedung ini telah mencapai ketinggian 304 meter dan 91 lantai, sampai puncaknya yang akan dibangun Observatory Deck dan helipad.
"Hal ini tentunya merupakan suatu pencapaian yang membanggakan untuk Jakarta, dimana Ibukota akan memiliki koleksi gedung-gedung pencakar langit super tall. Dimana dua yang tertinggi saat ini; Autograph Tower dan Luminary Tower berada di dalam komplek Thamrin Nine," ujar President Director PT Putragaya Wahana, Alvin Gozali dalam keterangannya, Minggu (12/12/2021).
Luminary Tower akan berisi perkantoran, serta 2 hotel, bintang 5 dan 4, yaitu Pan Pacific dan Park Royal, yang masing-masing akan memiliki ballroom, kolam renang dan fasilitas lainnya.
Berbeda dengan investasi hotel pada umumnya, Pan Pacific Hotel di Luminary Tower dimiliki langsung oleh UOL Group dari Singapore, pemilik brand Pan Pacific.
Hotel ini akan menempati lantai-lantai teratas, tepat di bawah Observatory Deck, sehingga akan memiliki pemandangan langit Jakarta yang sangat menakjubkan.
Alvin menjelaskan, Luminary Tower dirancang oleh Kohn Pedersen Fox (KPF) dari New York, firma arsitek internasional yang telah merancang 6 dari 11 gedung pencakar langit tertinggi di dunia, antara lain adalah Ping-An Financial Center di Shenzhen, Lotte World Tower di Seoul, CTF Finance Center di Guangzhou, dan Shanghai World Financial Center di Shanghai.
Di New York sendiri, KPF juga merancang gedung-gedung ikonik, termasuk Hudson Yards dan One Vanderbilt.
"Dua gedung tertinggi Jakarta, Autograph dan Luminary Tower di Thamrin Nine, keduanya merupakan karya KPF dan merupakan persembahan khusus dari Putragaya Wahana sebagai pengembang, untuk menghadirkan karya arsitek ternama dan berstandar internasional ke ibukota," pungkas dia.
Baca Juga: Om Hao Sebut Jejak Histori Gedung Sate Masih Terekam Jelas
Berita Terkait
-
Om Hao Sebut Jejak Histori Gedung Sate Masih Terekam Jelas
-
Lift Gedung DPR RI Mati Mendadak, 3 Orang Terjebak
-
Lift Gedung DPR RI Sempat Mati Mendadak, Ada Anggota Dewan Terjebak
-
Polisi Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Puslabfor soal Penyebab Kebakaran Gedung Cyber 1
-
Kenakan Batik, Jokowi Hadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Di Gedung KPK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya