Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) menyampaikan apresiasi PT Tirta Investama (AQUA) Subang yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pemeliharaan jalan.
Hal ini disampaikan Kang Emil pada saat meninjau pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan jalan di Desa Darmaga Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang, yang merupakan hasil kolaborasi dengan Pabrik AQUA Subang.
Perbaikan kali ini, meliputi konstruksi overlay/hotmix panjang 300m atau volume 1.740 m2 di depan Desa Darmaga dan konstruksi patching dari Pasar Kasomalang sampai Darmaga dengan volume 1.417 m2 lokasi tersebar.
Emil datang ke lokasi dengan mengandarai motor Royal Enfield Classic 500 Battle Green didampingi Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar, Bambang Tirtoyuliono. Pada kesempatan tersebut, Kang Emil disambut antusias Pemdes dan warga Desa Darmaga.
“Ini adalah contoh kolaborasi. Pengaspalan jalan juga bisa dilakukan oleh pihak-pihak lain yang melakukan investasi dan bisnis di Jawa Barat,” katanya ditulis Jumat (24/12/2021).
Kolaborasi seperti sekarang ini, kata Kang Emil, dilakukan melalui kerjasama antara desa, perusahaan Aqua Subang, dan Dinas Bina Marga Provinsi Jabar bisa menjadi contoh teladan kepada semua yang mempunyai bisnis di Jawa Barat.
"Jika kebetulan infrastrukturnya ada masalah, maka dahulukanlah CSR nya untuk memperbaiki infrastruktur di tempat berbisnisnya dahulu. Jadi kalau Aqua Subang bisa, tempat-tempat lain juga bisa. Hatur nuhun Aqua Subang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pabrik Aqua Subang, Dwi Nofriyadi mengatakan, dalam kegiatan operasionalnya, Pabrik AQUA Subang memiliki komitmen ganda untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis dan perkembangan sosial lingkungan di sekitar perusahaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program AQUA Lestari sebagai acuan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan secara berkelanjutan seperti penyedian sarana air bersih, konservasi, pengembangan ekonomi masyarakat yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan program safety transportation berupa perbaikan jalan.
Baca Juga: Cegah Kerumunan, Seluruh Alun-alun di Jawa Barat Ditutup saat Libur Natal dan Tahun Baru
Bantuan yang diberikan Pabrik Subang ini juga merupakan realisasi wujud tanggungjawab sosial perusahan terhadap lingkungan.
“Perusahaan memiliki program safe transportation, dimana implementasi dari program ini salah, salah satunya, berupa kegiatan perbaikan atau pemeliharaan sarana transportasi,” katanya.
“Jadi kita akan melihat kondisi jalan dari mulai pabrik, mau ke arah ke Bandung maupun ke arah Sumedang, apabila diperlukan kita akan melakukan perbaikan jalan setiap tahunnya melalui kontruksi pacthing atau overlay. Itu kita budgetkan setiap tahun,” katanya.
Perbaikan jalan, Dwi menjelaskan, berkolaborasi dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat serta instansi terkait.
“Kita koordinasi dan yang menentukan titik dan pengerjaan Dinas Bina Marga Provinsi Jabar,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
Terkini
-
Prabowo Marah Besar Gegara MSCI, Bos BEI: Ini Peringatan Buat Kami
-
Misbakhun Daftar Jadi Calon Ketua OJK, Purbaya: Rumor Itu Mungkin Salah
-
Truk ODOL Bebani Negara Rp43 Triliun, Larangan Mulai Berlaku Januari 2027
-
Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan
-
Wanti-wanti IMA Soal Rencana Pangkas Kuota Batu bara-Nikel 2026: Investasi dan Ekspor Taruhannya
-
Libatkan Himbara, Petrokimia Gresik Pacu Digitalisasi Supply Chain Financing
-
Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia
-
Setelah Gaspol IHSG Terkoreksi 0,38% di Sesi I, 386 Saham Turun
-
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
-
PSAB Tuntaskan Penjualan Proyek Emas Doup Senilai Rp8,8 Triliun