- Menteri Keuangan membantah rumor pencalonan Mukhamad Misbakhun sebagai Ketua OJK karena proses seleksi masih berjalan.
- Panitia Seleksi (Pansel) OJK fokus memilih kandidat terbaik untuk menggantikan Anggota Dewan Komisioner OJK.
- Anggota partai politik harus mengundurkan diri dari kepengurusannya sebelum resmi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK.
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara mengenai isu pencalonan Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menjadi Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kata dia, rumor Misbakhun yang juga merupakan fraksi Partai Golkar dinilai kurang tepat.
Pasalnya, Purbaya yang sebagai Ketua Panitia Seleksi pemilihan calon pengganti Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau Pansel ADK masih mencari sosok yang tepat.
“Oh yang Komisi XI? Enggak, itu kan politik. Enggak, enggak seperti itu. Rumor itu mungkin salah,” kata Purbaya dalam di Financial Hall, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Dia mengatakan bahwa Pansel OJK bakal memilih calon dan kandidat yang terbaik. Apalagi, pendaftaran calon Ketua OJK masoih dibuka dan akan diseleksi ketat.
"Ada yang kita pilih yang terbaik aja Kalau yang mau ikut juga boleh daftar," jelasnya.
Sebelumnya, Pansel ADK OJK mengungkapkan anggota partai politik yang terpilih menjadi ADK OJK wajib mengundurkan diri saat ditetapkan menjadi ADK.
“Pencalonan itu kan panjang dari sekarang daftar sampai nanti fit and proper di DPR. Di Undang-undang disebutkan bahwa itu [keluar dari parpol] sebelum ditetapkan menjadi ADK,” kata Ketua Sekretariat Pansel OJK Arief Wibisono menuturkan dalam konferensi pers, Rabu (11/2/2026).
Dia menjelaskan saat memberikan berkas pendaftaran, anggota parpol tersebut masih bisa mengikuti proses seleksi. Pasalnya, pendaftaran dibuka untuk seluruh WNI.
Baca Juga: Purbaya Akui Anggaran Pembuatan Kapal KKP Belum Dikucurkan
“Boleh [daftar], tapi bikin pernyataan. 'Kami akan mengundurkan...' Itu kan hak warga negara. Anda enggak usah nyiapin ya [nanti] ada suratnya ya,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Ungkap Biang Kerok Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang Diprotes Warga
-
Purbaya Pusing Anggaran Kesehatan Makin Besar Tiap Tahun, 2026 Tembus Rp 247,3 Triliun
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Purbaya Bocorkan Tugas Juda Agung, Wamenkeu Baru Pengganti Ponakan Prabowo
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan