Suara.com - Natal dan tahun baru adalah periode dimana konsumsi masyarakat meningkat signifikan sehingga mendongkrak banyak kinerja bisnis khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah.
Masa emas ini dimanfaatkan pula oleh banyak masyarakat untuk mulai memamerkan keahlian bisnisnya dalam menjawab berbagai kebutuhan pasar.
Dengan perkembangan ini, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) pun meluncurkan program khusus untuk mendorong terciptanya pelaku usaha baru dengan tema "Lompat Lebih Tinggi, Berkarya dalam Semangat Natal".
Dalam program ini, BNI mengenalkan program kewirausahaan dalam momentum Natal di 10 Rumah BUMN antara lain Nias Selatan, Maluku Tenggara, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Belu, Katingan, Pontianak, Jayapura, Raja Ampat, dan Sleman. Sejalan dengan program anyar ini, perseroan tetap meningkatkan upaya pendampingan UMKM kepada 36 Rumah BUMN di seluruh Indonesia.
Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan program tahun ini dikhususkan untuk mencetak peluang usaha baru yang akan menjadi sumber pertumbuhan kinerja UMKM pada 2022.
"Bagaimana pun potensi pertumbuhan ekonomi tahun depan tampak sangat baik. Kami harap program ini dapat menjadi momentum untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan menggunakan momentum Nataru yang penuh sukacita ini," sebutnya.
Dalam program ini, BNI mengundang UMKM Rumah BUMN setempat dalam bidang kriya untuk melakukan aktivitas produksi kerajinan tangan seperti menganyam, membatik, membuat kerajinan lainnya di Panti Asuhan serta Panti Wreda.
Dengan demikian, anak-anak serta orang tua di panti memiliki kesempatan belajar bahkan berkontribusi baik dalam hal membuat kerajinan tangan sendiri atau menjadi tenaga bantuan tambahan bagi UMKM Rumah BUMN BNI.
"Di samping itu, hal ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal nasional yang mulai mendunia," imbuhnya.
Baca Juga: BNI Siapkan Uang Tunai Rp 15,3 Triliun Selama Nataru
Mucharom melanjutkan BNI juga melakukan kegiatan sosial antara lain seperti memberikan sembako atau kebutuhan kesehatan mencegah Covid-19 seperti Hand Sanitizer dan Masker secukup nya kepada panti-panti tersebut
"Mengingat tahun 2022 sudah memasuki pembelajaran tatap muka dan mempertimbangkan dua tahun sudah daring karena pandemi, mungkin seragam/sepatu anak-anak sudah sempit, maka BNI akan memberikan donasi bagi kebutuhan sekolah anak-anak seperti ,seragam atau sepatu," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim