Suara.com - Salah satu kebangkitan ekonomi adalah dengan banyaknya lapangan pekerjaan, baik secara konvensional maupun ekonomi kreatif. Seperti yang ada di Desa wisata Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Di desa tersebut ada produk kreatif yang bisa dikembangkan hingga menciptakan lapangan pekerjaan, yaitu produk Lampu Hias.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan, dirinya juga kagum dengan adanya produksi kreatif yang ada di desa Detusoko. Apalagi dia juga diberi satu lampu custom yaitu lampu dengan wajahnya. Sipembuat mengatakan, kalau lampu hias tersebut sengaja dibuat untuk Mas Menteri. Menurutnya lampu ini khusus untuk penyelenggaraan ADWI.
“Hasilnya cukup baik, dan ini juga tidak kalah dengan hasil pabrikan,” kata Sandi ditulis Kamis (30/12/2021).
Dia mengungkapkan, adanya UMKM seperti ini memang harusnya di dukung dan juga dikembangkan, selain bisa meningkatkan ekonomi karya lampu ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya.
Sandi menuturkan, dirinya juga mendapatkan curharan dari sang pembuat lampu kalau tantangan yang selama ini dialami adalah keterbatasan alat-alat pertukangan yang tidak bisa ditemukan di Ende. Selain membeli lampu customized, Mas Menteri juga berjanji akan membantu mencarikan alat-alat yang dibutuhkan di Jakarta.
“Saya carikan nanti alatnya di Jakarta,” tegasnya.
Bahkan, untuk mempercepat mewujudkan membantu Pak Riyan sebagai pembuat lampu hias. Ternyata Sandi memang sudah mempersiapkan perkakas yang akan dihadiahkan.alat yang sudah dibeli dari Jakarta.
Mas Menteri berharap dengan adanya alat-alat ini akan semakin menambah semangat warga desa khususnya untuk berkarya.
“Inget, ini untuk membuat pekerjaan lebih mudah dan juga kita harapkan bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak,” tukasnya.
Baca Juga: Gerindra Disarankan Punya Opsi Tokoh Lain Selain Prabowo Subianto Untuk Pilpres 2024
Sandi menegaskan, bantuan yang diberikan yaitu alat-alat pertukangan seperti gergaji, heat gun dan lainnya yang langsung diberikan kepada pengrajin lampu yaitu pak Riyan.
Menurutnya, desa wisata tidak hanya diharapkan menampilkan destinasi wisata terbaik namun juga menampilkan ekonomi kreatif sehingga menjadi desa kreatif.
“Jadi harapannya dengan bantuan ini bisa membuat ekonomi bangkit dan tercipta lapangan kerja,” tukasnya.
Selain memberikan bantuan perkakas kepada pak riyan, mas Menteri juga memberikan peralatan musik kepada sanggar Daodole yang sangat membutuhkan. Sehingga,dengan adanya peralatan musik maka bisa menghadirkan destinasi wisata yang lebih menarik bagi wsiatwan.
Detusoko adalah salah satu Desa di bawah Penyangga Danau Kelimutu, yang juga disebut Kampung Adat Sao Ria Nuarini. Detusoko Ecotourism merupakan Desa wisata yang menyuguhkan wisata alam dan budaya.
Desa Detusoko memiliki topografi yang berbukit, lembah yang subur dibaluti oleh keindahan alam nan hijau ini terletak hanya 33 km dari Kota Ende, dan memerlukan waktu tempuh 45 menit dari Bandara Ende, berada tepat di jalur jalan utama Trans Flores.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun