Suara.com - Emiten sawit PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hasil RUPSLB tersebut pemegang saham menyetujui perubahan susunan direksi.
Adapun, perseroan memberhentikan dengan hormat Vallauthan Subraminan Sebagai Direktur Utama Perseroan dan mengangkat Nasarudin Bin Nasir Sebagai Direktur Utama, lalu mengangkat M. Syafril Harahap Sebagai Direktur Perseroan.
Direktur Utama SSMS Nasarudin Bin Nasir mengatakan, perubahan Direksi SSMS merupakan langkah strategis Perseroan dalam menyesuaikan perkembangan industri yang dinamis, serta pengembangan grup Perusahaan secara keseluruhan.
Ke depannya SSMS tetap berkomitmen penuh terhadap program keberlanjutan Perseroan.
"Kami akan melanjutkan program-program yang sudah menjadi keunggulan dan kekuatan dalam setiap lini bisnis Perseroan saat ini. Serta akan meningkatkan kinerja untuk memberikan kemudahan manajemen dalam melaksanakan pengembangan bisnis, guna memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan," ujar Nasarudin dalam keterbukaan informasi, Senin (10/1/2022).
Sementara, Chief Financial Officer SSMS Jap Hartono mengatakan, SSMS sangat optimis menatap kinerja
2022 dengan susunan Direksi saat ini. Perseroan akan berusaha mempertahankan kinerja yang sangat baik dari tahun kemarin untuk terus meningkatkan profitabilitas Perseroan.
"Tahun 2021 telah ditutup dengan hasil yang memuaskan dari Perseroan dan diharapkan trend peningkatan tersebut akan tetap terjaga," imbuh dia.
Dalam hal ini, ke depan dalam segi operasional perseroan berupaya untuk meningkatkan produktivitas serta mempertahankan kualitas perkebunan dan buah kelapa sawit perseroan, hal ini telah terencana pada Capex yang telah ditetapkan Perseroan.
Di mana Sebagian besar capex SSMS didistribusikan pada sektor operasional. Perseroan juga akan meningkatkan penerapan konsep digitalisasi pada perkebunan dan pabrik kelapa sawit yang terintegrasi. Sehingga seluruh proses bisnis perkebunan SSMS dapat terpantau dan sangat terkendali.
Baca Juga: LBH Padang Sebut Warga Bidar Alam Solok Selatan Ingin Bebas dari Jajahan Perusahaan Sawit
Sebelumnya perseroan telah melalui proses initial audit pada 22 – 26 November 2021 lalu oleh Badan Sertifikasi PT BSI Group Indonesia.
Saat ini 6 dari 8 PKS dan 1 pabrik Palm Kernel Oil (PKO) telah mengantongi sertifikat RSPO yang diantaranya Sulung, Selangkun, Natai Baru, Suayap, Melata, Nanga Kiu dan KCP Suayap. Dua PKS lainnya, Sumber Cahaya (PT Mirza Pratama Putra) dan dan Kanamit (PT Menteng Kencana Mas) telah direncanakan akan mengantongi sertifikasi RSPO di tahun 2022 ini.
Berita Terkait
-
Kepergok Curi Sawit, Wanita di Sumsel Dirudapaksa dengan Tangan Diborgol
-
Indonesia Penghasil Sawit tapi Minyak Goreng Mahal, Puan: Ironis
-
Kebakaran Hebat Melanda Sebuah Gudang di Sanggau
-
Erick Thohir Jawab Keluhan Petani Sawit Riau Lewat Program Makmur
-
LBH Padang Sebut Warga Bidar Alam Solok Selatan Ingin Bebas dari Jajahan Perusahaan Sawit
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?
-
Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal