Suara.com - Punya pengaduan di Perusahaan Listrik Negara (PLN)? Melansir website resminya, Call Center PLN 24 jam bisa dihubungi di nomor 123. Menghubungi lewat sambungan telepon adalah cara tercepat untuk mendapatkan respons dari PLN. Walau demikian, pelanggan tetap harus menyiapkan sejumlah pulsa karena nomor tersebut masuk dalam kategori berbayar.
Pelanggan bisa mengadukan keluhan apapun di nomor tersebut, mulai dari kerusakan jaringan listrik, penambahan daya, hingga keluhan pemadaman mendadak.
Nomor telepon yang sama bisa diakses dari seluruh Indonesia untuk semua pemakai sambungan listrik, baik rumah pribadi, tempat ibadah dan fasilitas umum, hingga perusahaan.
Di samping call center PLN 24 jam layanan pengaduan juga bisa disampaikan melalui media sosial. PLN memiliki akun Twitter di @pln_123, dan Facebook PLN 123.
Di samping itu, ada juga kontak melalui email di pln123@pln.co.id. Anda sebagai konsumen bisa menyampaikan aduan apapun terkait kelistrikan lewat kontak-kontak tersebut. Khusus pengguna media sosial, jangan sampai anda menggembok akun agar keluhan ke PLN bisa terbaca dan direspons.
Layanan pengaduan PLN dibangun untuk memenuhi visi PLN sebagai perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara dan menjadi pilihan masyarakat sebagai penyedia solusi energi.
Dengan motto listrik untuk kehidupan yang lebih baik, PLN memiliki misi untuk menjalankan bisnis kelistrikan, atau bisnis terkait yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan, dan pemegang saham. PLN juga ingin menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, pendorong kegiatan ekonomi, namun tetap berwawasan lingkungan. Untuk mencapainya, PLN kini mengupayakan transmisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan.
Sebagai salah satu unit usaha berbentuk perseroan terbatas (PT), PLN mulai dikembangkan pada abad ke-19 sejalan dengan kebutuhan operasional pabrik gula.
Saat itu, beberapa perusahaan Belanda yang berdiri di Hindia (Indonesia) yang bergerak di bidang perkebunan teh dan pabrik gula juga mendirikan pembangkit listrik mandiri. Kondisi ini berlanjut pada era Jepang di mana terjadi pengambilalihan kekuasaan pabrik menyusul kekalahan Belanda. Pengambilalihan kekuasaan kembali terjadi setelah Indonesia merdeka pada 1945.
Baca Juga: Pasca Gempa, Baru 50 Persen Listrik Menyala di Banten
Kesempatan itu dimanfaatkan oleh para buruh listrik dan gas untuk menyerahkan perusahaan kepada pemerintah. Presiden Soekarno kemudian membentuk jawatan listrik dan gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapastitas tenaga listrik sebesar 157,5 Megawatt.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Rekap Hasil Proliga 2022 Hingga Pekan Kedua Putaran I, Klub Naungan Pertamina Dominan
-
Dukung Pariwisata, PLN Tambah Energi di Gardu Induk Sungguminasa - Lanna
-
7 BUMN Terima Modal Negara Hingga Rp38,4 Triliun, Berikut Daftarnya
-
Aliran Listrik Sempat Diputus, Warga Pesisir Pantai Merpati Bulukumba Masih Bertahan Demi Rumahnya
-
Pasca Gempa, Baru 50 Persen Listrik Menyala di Banten
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kemenperin: Industri Jamin Stok Plastik Aman
-
Bahlil Beri Sinyal Harga BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan?
-
Dukung Industri Kreatif, JNE Jadi Official Logistics Partner Dalam Gelaran "Let Them Eat Art"
-
Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil
-
14 Cara Mendapatkan Uang dari HP untuk Penghasilan Tambahan
-
Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan
-
Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026
-
5 Langkah Praktis Top Up Token Listrik di Blibli
-
Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini