Bisnis / Energi
Selasa, 03 Maret 2026 | 07:21 WIB
Ilustrasi PT Pertamina International Shipping (PIS) memantau posisi kapal.(Foto PIS)
Baca 10 detik
  • PIS memantau intensif 30 pekerja dan keluarga di Dubai serta empat kapal di Timur Tengah pasca-eskalasi konflik.
  • Keselamatan kru kapal di Irak, Arab Saudi, UAE, dan Oman menjadi prioritas utama perusahaan saat ini.
  • Pekerja mengikuti imbauan KBRI/KJRI; perusahaan berupaya mengeluarkan dua kapal dari area Teluk secepatnya.

Suara.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) memantau secara intensif keselamatan para pekerja dan kru kapal yang saat ini masih berada di Timur Tengah pasca-eskalasi konflik.

Saat ini, terdapat 30 pekerja beserta keluarga di kantor cabang PIS Middle East (PIS ME), Dubai.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyampaikan bahwa kondisi mereka dalam keadaan aman.

"Kondisi para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai," kata Vega lewat keterangannya yang dikutip pada Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, para pekerja juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan.

Vega menegaskan, prioritas PIS saat ini adalah keselamatan kru dan keamanan operasional armada.

Ilustrasi perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel. (Dok. Suara.com)

PIS melaporkan empat kapal berada di Timur Tengah, yakni Gamsunoro (pemuatan di Irak), Pertamina Pride (berlabuh di Arab Saudi), PIS Rinjani (berlabuh di UAE), dan PIS Paragon (bongkar muat di Oman).

Untuk itu, PIS akan terus memastikan dan memantau kondisi keamanan 4 kapal tersebut. PIS juga akan berkoordinasi secara proaktif dengan pihak pengelola kapal (Ship Management) serta otoritas maritim setempat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Disamping itu, akan terus menjalin komunikasi intensif dan mematuhi himbauan dan arahan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai.

Baca Juga: Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Ini Kata Bahlil soal Pasokan BBM

Untuk kapal Pertamina Pride dengan Ship Management dari NYK, dan kapal Gamsunoro yang saat ini dikelola oleh Synergy Ship Management masih berada di kawasan teluk.

"Sambil terus mengikuti perkembangan selama 24/7, kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal," kata Vega.

Load More