Bisnis / Energi
Selasa, 03 Maret 2026 | 08:22 WIB
Ilustrasi sejumlah warga mengisi BBM di SPBU. [Dok Pertamina]
Baca 10 detik
  1. PT Pertamina Patra Niaga merevitalisasi 1.647 SPBU hingga Maret 2026 melalui program Retail Make Over.
  2. Program tersebut meliputi pembaruan fisik, fasilitas, dan pengetatan monitoring mutu serta takaran BBM.
  3. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan standar layanan dan menjaga kepercayaan publik terhadap layanan Pertamina.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkah menjaga kepercayaan masyarakat melalui program Retail Make Over di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga awal Maret 2026, sebanyak 1.647 SPBU telah menjalani transformasi sebagai bagian dari peningkatan standar layanan dan pengawasan mutu bahan bakar minyak (BBM).

Program ini tak sekadar memperbarui tampilan fisik SPBU, melainkan juga memperketat sistem Quality & Quantity (Q&Q) Monitoring guna memastikan mutu dan takaran BBM tetap sesuai standar.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan Pertamina.

"Retail Make Over ini bukan hanya memperbarui tampilan SPBU, tetapi juga memastikan peningkatan standar pelayanan dan kualitas produk yang diterima masyarakat. Kami ingin setiap SPBU Pertamina menjadi tempat yang bersih, aman, profesional, serta memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama kami," ujar Mars Ega seperti dikutip, Selasa (3/3/2025).

SPBU Pertamina Jl Juanda Bekasi tengah menjadi sorotan setelah banyak kendaraan mogok pasca mengisi Pertalite. (Foto: Ist)

Dalam implementasinya, pengawasan mutu dilakukan secara berlapis. Pertamina melakukan pengecekan free water content untuk memastikan tidak terdapat kandungan air dalam BBM.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan density guna menjamin kualitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan.

Tak hanya itu, perusahaan juga melakukan pengujian takaran nozzle secara berkala guna memastikan akurasi dispenser tetap terjaga dan konsumen menerima volume BBM sesuai yang dibayarkan.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi menyeluruh layanan SPBU, yang juga mencakup pembaruan fasilitas seperti totem, toilet, musala, perbaikan kanopi dan dispenser, hingga peningkatan kompetensi operator dengan mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Salam, Sapa).

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Upayakan 2 Kapal Keluar dari Area Teluk

Apresiasi atas peningkatan layanan tersebut turut disampaikan konsumen SPBU Pertamina, Yuka.

"Selama pengalaman saya isi bensin di SPBU Pertamina sangat memuaskan sekali ya, karena pertama dari titiknya yang sangat banyak di mana-mana bahkan di tempat terpencil dan juga dari pelayanannya juga sangat bagus dan ramah," ungkapnya.

Program Retail Make Over dilaksanakan secara bertahap dengan memprioritaskan SPBU di lokasi strategis dan memiliki volume transaksi tinggi.

Melalui transformasi ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat semakin memperkuat citra SPBU sebagai penyedia energi yang transparan, andal, dan terpercaya di seluruh Indonesia.

Load More