Suara.com - Erupsi Gunung Semeru pada awal Desember 2021 lalu menyisakan duka mendalam bagi warga di desa-desa yang ada di Kabupaten Lumajang- Jawa Timur. Sebab guguran awan panas tak hanya mengakibatkan luka dan korban hilang atau korban jiwa, tapi juga berdampak pada rumah dan hewan ternak.
Warga Kabupaten Lumajang pun harus mengungsi dan terpaksa tinggal di pos pengungsian dalam waktu relatif lama. Tercatat, sudah 2 ribuan warga yang tinggal di posko pengungsian dan angka terus meningkat hingga saat ini.
Melihat kondisi tersebut, PT Jababeka Tbk (Jababeka) bersama para tenant di Kawasan Industri Jababeka tergerak untuk membantu. Jababeka bersama tenant Kawasan Industri Jababeka melakukan penggalangan dana demi bisa meringankan beban korban bencana erupsi Gunung Semeru.
Saat ini terkumpul donasi sebesar Rp 271.162.000 dan telah diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.
Adapun pemberian bantuan simbolis diterima langsung oleh Indah Amperawati Masdar selaku Wakil Bupati Lumajang dan perwakilan dari Baznas di Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada hari Rabu (12/01) lalu.
"Kami melakukan penggalangan donasi, sebagai bentuk kepedulian untuk membantu sesama, dan harapannya bisa sedikit membantu meringankan beban korban erupsi Gunung Semeru," terang Tjahjadi Rahardja selaku Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk ditulis Selasa (18/1/2022).
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para tenant Kawasan Industri Jababeka yang telah berkontribusi kepada kegiatan ini. Semoga donasi yang diberikan bisa memberi nilai manfaat," tambah pria yang biasa disapa Tjahjadi ini.
Sementara itu, Indah Amperawati Masdar amat berterima kasih sekaligus mengapresiasi langkah Jababeka dan tenant Kawasan Industri Jababeka yang telah berinisiatif melakukan penggalangan dana.
Dijelaskan Indah, donasi yang diberikan dari Jababeka dan tenant Kawasan Industri Jababeka akan dipergunakan oleh Baznas untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban erupsi Gunung Semeru. Selain Huntara, donasi yang terkucur melalui Baznas akan pergunakan untuk membangun lingkungannya.
Baca Juga: Debit Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Meningkat, Warga Lumajang di Bantaran Sungai Diminta Waspada
Mulai dari membangun lembaga sekolah – dari SD sampai SMA – , lembaga kesehatan, pasar, sebagaimana kehidupan normal sebelum terjadinya bencana erupsi Gunung Semeru ini.
“Hari ini saya kedatangan tamu istimewa dari PT Jababeka Tbk menyerahkan donasi berupa dana yang sudah di transfer ke Baznas dan insya allah akan dimanfaatkan, dikelola dan dipertanggungjawabkan secara amanah oleh Baznas. Salam hormat kami kepada seluruh pimpinan PT Jababeka beserta mitranya yang telah mendonasikan dan memberikan empati kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru,” tutup Indah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai