Suara.com - Jelang arus mudik Lebaran, PT Brantas Abipraya (Persero) menuntaskan pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Paket Lot 3 ruas Pantai Serang – Sumbersih di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Rampungnya ruas jalan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas jalur selatan Pulau Jawa sekaligus menjadi alternatif mobilitas masyarakat, terutama saat meningkatnya aktivitas perjalanan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pembangunan ruas jalan tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dirancang membentang di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Keberadaan jalur ini menjadi salah satu komitmen Brantas Abipraya dalam membangun infrastruktur strategis nasional yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperkuat konektivitas antar daerah, serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan selatan Jawa yang selama ini relatif tertinggal dibandingkan wilayah utara.
“Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Paket Lot 3 ruas Pantai Serang – Sumbersih ini kami harapkan dapat menjadi infrastruktur vital yang memperkuat konektivitas jaringan Jalan Lintas Selatan Jawa, sekaligus melengkapi jalur transportasi utama di wilayah tersebut,” ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Dian menjelaskan, proyek JLS Paket Lot 3 ruas Pantai Serang – Sumbersih yang membentang dari kawasan Pantai Serang hingga Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, merupakan salah satu segmen penting dalam jaringan Jalan Lintas Selatan Jawa. Jalur ini dirancang untuk menghubungkan berbagai kawasan pesisir di Jawa Timur sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah.
Dengan panjang penanganan sekitar 4,4 kilometer, pembangunan ruas jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam meningkatkan akses menuju pusat kegiatan ekonomi maupun destinasi wisata yang berada di kawasan pesisir selatan Blitar. Infrastruktur yang lebih memadai juga akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Selain meningkatkan konektivitas, keberadaan JLS ruas Pantai Serang – Sumbersih juga diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi logistik di kawasan pesisir, khususnya bagi sektor perikanan yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat. Akses jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas hasil tangkapan laut maupun produk lokal lainnya menuju pusat distribusi dan pasar yang lebih luas.
Tak hanya itu, infrastruktur ini juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata di kawasan pesisir selatan Blitar yang memiliki potensi alam yang besar. Pantai Serang, misalnya, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer yang kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Dengan akses jalan yang semakin baik, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan dapat meningkat sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Keberadaan JLS juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan wilayah. Selama ini, aktivitas ekonomi di Pulau Jawa cenderung terkonsentrasi di wilayah utara yang memiliki jaringan infrastruktur lebih lengkap. Dengan terus dikembangkannya jalur selatan, diharapkan potensi ekonomi di wilayah pesisir selatan dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, Dian menambahkan bahwa rampungnya proyek ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang periode mudik Lebaran, di mana volume perjalanan biasanya mengalami peningkatan signifikan. Kehadiran ruas jalan yang terhubung dengan jaringan JLS diharapkan dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan di wilayah selatan Jawa.
Baca Juga: Konsumsi BBM hingga Listrik Diproyeksikan Meningkat Selama Lebaran, Pemerintah Bentuk Posko!
Sebagai perusahaan konstruksi milik negara yang berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur nasional, Brantas Abipraya terus berkomitmen untuk menghadirkan karya terbaik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai proyek infrastruktur yang dikerjakan perusahaan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Brantas Abipraya akan terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur berkualitas guna mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat. Melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, kami berharap dapat turut berkontribusi dalam mendorong pemerataan pembangunan dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, termasuk di kawasan pesisir selatan Jawa,” tutup Dian Sovana.***
Berita Terkait
-
Berkah di Hari Fitri: BRI Fasilitasi Mudik Gratis Lewat Program 'Mudik Aman Berbagi'
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
-
Wajah Auto Cerah Sebelum Lebaran Idulfitri! 4 Serum Terbaik Pudarkan PIH
-
Kakorlantas Ingatkan Pemudik: Mudik Itu Rindu, Jangan Terburu-buru!
-
Stok BBM Pertamax Tinggal 29 Hari dan Pertamina Dex 45 Hari
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS
-
Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?
-
3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah
-
Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman
-
Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan
-
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHE Dorong KSOT Struktur dan Area Migas Dengan Standar HSSE Ketat
-
Krakatau Steel Bidik Laba Bersih Paling Kecil Rp 2 Triliun di 2026
-
Izin Konsesi Dicabut Prabowo, Toba Pulp PHK Hampir Semua Karyawan
-
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi
-
Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya