Suara.com - Gaji pemain bola top dunia seringkali bikin geleng-geleng kepala. Salah satunya adalah gaji pemain nasional Argentina Lionel Messi. Mengakhiri karier dua dekade bersama klub Spanyol yang membesarkan namanya, Barcelona, pemain 34 tahun itu kini merumput bersama Paris Saint-Germain (PSG).
Messi dikontrak dua tahun oleh klub Prancis itu setelah kontrak di klub sebelumnya gagal diperbaharui karena masalah regulasi pembatasan gaji di La Liga Spanyol.
Lantas kini berapa gaji Messi di PSG? Klub Prancis itu tak pernah membeberkan secara jelas berapa nilai kontraknya dengan Messi. Namun, beberapa media olahraga Eropa memperkirakan gaji Messi termasuk salah satu yang tertinggi. E
vening Standard memperkirakan Messi memperoleh gaji 35 juta euro atau sekitar Rp590 miliar saat memeras keringatnya di lapangan saban tahun. Gaji itu disamai oleh mega bintang lainnya yakni Cristiano Ronaldo yang kini merumput di Manchester United (MU).
Jika mengacu pada nominal ini, Messi berarti digaji tiga juta euro (sekitar Rp50 miliar) per bulan atau 729.000 euro (sekitar Rp12 miliar) setiap minggu.
Jika dihitung per hari, Messi memperoleh 104.000 euro (Rp 1,7 miliar) atau 8.680 euro (sekitar Rp146 juta) setiap jam. PSG juga terkenal sebagai klub dengan anggaran tertinggi untuk membayar gaji pemain, yakni sekitar 302 juta euro atau Rp5,1 triliun per tahun.
Sebelumnya ketika dia bermain dengan klub Catalan, Messi juga dikabarkan memiliki gaji 150 juta dolar (Rp2,1 triliun) per tahun atau 2,9 juta dolar (Rp 41,6 miliar) per pekan. Dengan gaji ini, Messi adalah pesepakbola dengan bayaran termahal sepanjang sejarah olahraga dunia.
Dengan kekayaan itu, Messi mampu membeli rumah mewah, mengoleksi mobil mewah, hingga membeli sebuah hotel di Spanyol. Rumah Messi di Barcelona juga dilengkapi gym, lapangan sepak bola, kolam renang, dan taman bermain untuk ketiga buah hatinya. D
engan kekayaannya, Messi juga mengelola sebuah yayasan amal bernama Leo Messi Foundation sejak 2007. Melalui yayasan ini, Messi membantu anak-anak tidak mampu di seluruh dunia mulai dari pendidikan, kesehatan, mendapatkan air bersih, dan sanitasi.
Baca Juga: Murka Tak Tertahankan, Barcelona Jual Ousmane Dembele pada Bursa Transfer Januari
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Barcelona Telan Pil Pahit, Terseok-seok Kejar Madrid, Terancam Nirgelar
-
Hasil Bola Tadi Malam: Liverpool Bungkam Arsenal, Barcelona Tersingkir dari Copa del Rey
-
Dihajar Athletic Bilbao 2-3, Barcelona Tersingkir dari Copa del Rey
-
Murka Tak Tertahankan, Barcelona Jual Ousmane Dembele pada Bursa Transfer Januari
-
Link Live Streaming Athletic Bilbao vs Barcelona, Babak 16 Besar Copa del Rey Segera Berlangsung
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak