- Konflik Israel, AS, dan Iran menyebabkan penutupan wilayah udara Timur Tengah, berdampak pembatalan penerbangan dari Soekarno-Hatta pada Minggu (1/3/2026).
- Sejumlah maskapai seperti Qatar Airways, Garuda Indonesia, Etihad, dan Emirates mengalami pembatalan atau penundaan rute menuju Doha, Dubai, dan Abu Dhabi.
- Bandara Soetta melakukan mitigasi dengan pendampingan imigrasi, akomodasi, dan penjadwalan ulang bagi penumpang yang penerbangannya terdampak.
Suara.com - Eskalasi konflik militer yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran berdampak langsung pada konektivitas udara internasional dari Indonesia.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengonfirmasi adanya gelombang pembatalan dan penundaan jadwal terbang menuju kawasan Timur Tengah pada Minggu (1/3/2026).
Langkah darurat ini diambil menyusul kebijakan penutupan wilayah udara (airspace closed) di beberapa negara Timur Tengah demi alasan keamanan nasional, hanya beberapa jam setelah pecahnya pertempuran di wilayah tersebut.
Daftar Maskapai dan Penerbangan yang Terdampak
Pgs Asst Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Aziz Fahmi Harahap, menjelaskan bahwa sejumlah maskapai besar terpaksa menghentikan operasional rute mereka. Berikut adalah daftar penerbangan yang terdampak penutupan ruang udara tersebut:
Tujuan Doha: Qatar Airways (QR954, QR957) dan Garuda Indonesia (GA900).
Tujuan Abu Dhabi: Etihad Airways (EY472, EY475, EY473).
Tujuan Dubai: Emirates (EK357).
Selain keberangkatan, rute kedatangan menuju Jakarta juga mengalami gangguan serius.
Baca Juga: Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
"Untuk rute menuju tanah air, penerbangan Etihad Airways EY 472 (Abu Dhabi-Jakarta) serta Qatar Airways QR 954 (Doha-Jakarta) telah dikonfirmasi berstatus batal atau cancel," jelas Aziz dalam keterangan resminya di Tangerang, Banten.
Pihak manajemen Bandara Soetta memastikan bahwa seluruh penumpang yang terdampak telah mendapatkan penanganan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Proses mitigasi meliputi koordinasi lintas instansi untuk mempermudah urusan administratif dan logistik para pelancong.
Beberapa langkah penanganan yang dilakukan antara lain:
- Administrasi Imigrasi: Pendampingan proses pembatalan dokumen perjalanan bagi penumpang yang sudah melewati area imigrasi namun batal berangkat.
- Akomodasi & Reschedule: Koordinasi intensif dengan maskapai untuk penyediaan tempat tinggal sementara serta pengaturan ulang jadwal penerbangan (re-timing).
- Kondisi Terminal: Manajemen menjamin situasi di seluruh terminal tetap aman, kondusif, dan tidak terjadi penumpukan yang tidak terkendali.
Operasional Rute Lain Tetap Normal
Meski rute Timur Tengah mengalami gangguan, Aziz menegaskan bahwa operasional Bandara Soekarno-Hatta secara keseluruhan, terutama untuk rute internasional lainnya dan penerbangan domestik, masih berjalan normal dan lancar.
Berita Terkait
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Usai Serangan Amerika Serikat
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi