Suara.com - Kuota internet Indosat memiliki masa aktif. Cara perpanjang masa aktif Indosat pun cukup mudah meski sekilas peraturan ini membuat pengguna seolah-olah harus menghabiskan kuota yang dalam jangka waktu tertentu.
Kamu tetap bisa memperpanjang masa aktif kuota Indosat kendati jatuh temponya sudah berakhir sehingga membuatmu tidak rugi dengan kuota tersisa namun masa aktif telah habis. Caranya adalah dengan membeli data Rollover.
Data Rollover merupakan sisa kuota utama yang dapat diakumulasikan ketika melakukan perpanjangan paket atau pembelian paket baru dengan minimal harga yang sama.
Data Rollover adalah sistem untuk memperpanjang paket dengan membeli lagi paket tersebut atau paket lain dengan harga lebih mahal. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir kuota akan hangus, sebaliknya kuotamu utuh dan akan diakumulasikan dengan kuota yang baru berikut masa aktifnya.
Data Rollover akan didapatkan secara otomatis ketika kamu membeli paket perpanjangan. Sayangnya layanan ini hanya bisa dicapai dengan pembelian Freedom Combo dan Paket Unlimited dari Indosat.
Sementara untuk jenis paket lainnya, seperti paket nelpon, SMS, dan game online, layanan ini tidak berlaku. Dengan demikian, jika masa aktif dinyatakan berakhir, maka akan benar-benar berakhir.
Cara yang lebih aman adalah dengan membeli paket yang sama atau lebih mahal sebelum masa aktif habis. Caranya cukup ikuti langkah-langkah berikut.
1. Hubungi Dial In di *123# lewat ponselmu.
2. Pilih paket internet yang ingin diperpanjang atau jenis paket internet yang ingin dibeli. Pastikan harganya memenuhi ketentuan kuota Rollover yakni lebih mahal atau sama.
Baca Juga: Ikut Disebut Jadi Kandidat Kepala Otorita IKN, Risma: Saya Pantas Nggak di Situ?
3. Setelah paket dipilih pulsamu akan terpotong otomatis dan paket bertambah. Jika belum yakin lakukan cek kuota dengan mengirim sms ketik USAGE kirim ke 363.
4. Kamu bisa melihat sisa kuota, besaran kuota tambahan, dan perpanjangan masa aktif.
Demikian cara memperpanjang masa aktif kuota internet Indosat. Untuk diketahui, dalam sekali pembelian kuota, masa aktif akan bertambah satu bulan. Jika kuota masih saja memiliki sisa kamu bisa menambahnya lagi dengan membeli kuota baru. Namun, perlu diperhatikan pula untuk selalu mengontrol penggunaan internet agar dompet tidak jebol.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
5 Pemain Muda yang Tampil Menjanjikan di BRI Liga 1 2021/2022
-
Tinjau Korban Banjir di Pekalongan, Mensos Risma Ungkap Hal Ini
-
Ikut Disebut Sebagai Calon Kepala Otorita IKN, Tri Rismaharini Tak Tahu Apapun
-
Bukan Cuma Ahok dan Mensos Risma, Ridwan Kamil Juga Disebut Penuhi Syarat Jadi Kepala Otorita IKN
-
Ikut Disebut Jadi Kandidat Kepala Otorita IKN, Risma: Saya Pantas Nggak di Situ?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto