Suara.com - Investor asal Tiongkok tertarik untuk mengembangkan wisata kereta gantung atau gondola daerah pegunungan di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
"Lokasi yang diminati, sekitar Desa Ternadi dan Colo (Kecamatan Dawe)," kata Bupati Kudus Hartopo, Rabu (2/2/2022).
Ia menjelaskan, investor tersebut baru menyampaikan ketertarikan dan belum ditindaklanjuti dengan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor asal Tiongkok tersebut.
Saat ini yang sudah ditindaklanjuti dengan MoU, yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo Kudus yang hendak dijadikan sebagai bahan baku untuk diolah menjadi energi listrik untuk keperluan penerangan.
Selanjutnya lahan kosong bekas gedung pertemuan ngasirah di Jalan Jenderal Sudirman serta bekas pusat perbelanjaan Matahari Plasa Kudus di Jalan Loekmono Hadi Kudus.
Rencananya lahan kosong tersebut akan dibangun hotel sekaligus pusat perbelanjaan. Jika diperbolehkan juga berminat menjadikan Pasar Kliwon sebagai pasar grosir untuk ditata agar menjadi pusat perbelanjaan modern.
Untuk memastikan rencana investasi kereta gantung tersebut, Pemkab Kudus juga menemui investor tersebut di Jakarta guna memastikan keseriusannya membangun kereta gantung.
"Rencananya, mereka akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu guna memastikan daerahnya cocok untuk dibangun kereta gantung atau tidak," ujarnya.
Promosi yang dilakukan selama ini, diakui baru bisa menggaet investor asal Tiongkok, sedangkan investor dalam negeri belum ada yang tertarik menanamkan investasinya di Kudus.
Berita Terkait
-
Berusia 100 Tahun, Ini Potret Rumah Budaya Destinasi Baru Wisata Kota Pontianak
-
Rumah Budaya Destinasi Baru Wisata Kota Pontianak Siap Dioperasikan Tahun Ini
-
Kasongan sebagai Wisata Edukasi: Kenangan Sekaligus Pengalaman yang Tak Terlupakan
-
Tanah Lot Masih Sepi Walau Libur Imlek, Staf Hanya 15 Orang Dan Digaji Uang Lauk Pauk
-
Ini 13 Kuliner Khas dari Magelang, Wajib Dicoba
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata