Suara.com - Tingkatkan kolaborasi dan sinergi di industri BPR (Bank Perkreditan Rakyat), Bank Universal BPR melakukan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi dengan melibatkan 10 BPR lainnya yaitu BPR Daya Perdana Nusantara, BPR Dassa, BPR Rasyid, BPR Dana Karunia Sejahtera, BPR Menara Mas Mitra, BPR Karunia, serta Grup Universal BPR (Jabodetabek, Pontianak, Jambi, & Riau).
Adapun penandatanganan perjanjian kredit sindikasi tersebut disaksikan oleh Komisaris Utama Universal BPR, Kaman Siboro, Komisaris Universal BPR, Reyhan Satyahadi, Direktur Universal BPR, Thio Usman, serta perwakilan Direksi dari masing-masing BPR yang ikut serta dalam kredit sindikasi.
Direktur Universal BPR, Thio Usman menjelaskan dengan hadirnya kredit sindikasi antar BPR, permintaan kredit dalam skala besar tetap dapat diberikan oleh BPR tanpa melanggar ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
Selain itu, kerjasama kredit sindikasi juga dilakukan untuk menyebar risiko serta berbagi pengalaman dan kompetensi antar BPR. Dalam kerjasama kali ini, Universal BPR bertindak sebagai lead arranger.
“Semoga kerjasama kredit sindikasi ini dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas dan mendorong kerjasama antar BPR serta lembaga keuangan lainnya” ujar Kaman Siboro selaku Komisaris Utama Universal BPR ditulis Rabu (16/2/2022).
Dapat ditambahkan, Universal BPR merupakan lembaga keuangan bank yang menerima simpanan dana pihak ketiga dalam bentuk deposito dan tabungan, lalu disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk pinjaman.
Universal BPR didirikan pada 2003 oleh Kaman Siboro dan Stephen Satyahadi - dua sosok yang berpengalaman lebih dari 30 tahun di sektor perbankan. Sebagaimana bank umum, Bank Universal BPR terdaftar dan diawasi OJK serta merupakan peserta program penjaminan LPS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM