Suara.com - Ada kabar baik bagi para calon jemaah umrah yang akan menunaikan ibadahnya ke Tanah Suci. Pasalnya mulai 8 Maret 2022 atau besok, pemerintah hanya mewajibkan para jemaah yang pulang umrah ke tanah air hanya karantina 1 hari saja.
Hal tersebut dikatakan Menko Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM secara virtual, Senin (7/3/2022).
“Terkait dengan umrah tadi, disampaikan bahwa itu yang berpulangnya dari umrah ada positivity rate rata-rata sebesar 47 persen in dan out. Tadi arahan presiden bahwa karantina sudah dikurangi menjadi 1 hari baik itu umrah maupun PPLN mulai dari besok,” kata Menko Airlangga.
Aturan di atas mengacu pada Surat Edaran (SE) BNPB yang baru tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri Mekanisme Travel Bubble di Kawasan Batam, Bintan, dengan Singapura dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
“Dengan SE dari pada BNPB yang baru pengaturannya, yang tentunya apabila ditemukan positif langsung dilakukan isolasi,” ujarnya.
Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat perkembangan terbaru kasus Covid-19 pada jamaah umrah yang pulang dari Arab Saudi.
Pada Rabu 2 Maret, jumlah kedatangannya sebanyak 157 orang, tapi yang positif 128 orang dalam entry test, angka exit test 22 orang. Angka positivity rate mencapai 95,54 persen.
Kemudian, pada Kamis 3 Maret, jumlah kedatangan sebanyak 621 orang, ada 351 yang positif Covid-19 dalam entry test. Positif dalam exit test sebanyak 33 orang dengan postivity rate 61,51 persen.
Pada Jumat, 4 Maret 2022, dari jumlah kedatangan sebanyak 725 orang, ada 274 yang positif dalam entry test, jumlah exit test belum diketahui, dengan angka postivity rate 34,07 persen.
Berita Terkait
-
7 Syarat Turis Bali Bebas Karantina COVID-19, Pastikan Dipenuhi
-
Kemenag Sulawesi Selatan Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi Hapus Kewajiban Tes PCR dan Karantina
-
Absen dari Nikahan Teman Gegara Covid-19, Pria Ini Punya Cara Jenius Biar Tetap Foto Bareng Pengantin
-
Catat! Ini Syarat Baru Perjalanan Luar Negeri
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan