Suara.com - Bumi Serpong Damai atau yang terkenal dengan sebutan BSD dikenal sebagai salah satu spot ekonomi yang menjanjikan di Jakarta. Karena poteni ini, harga properti di BSD menjadi sangat mahal, diperkirakan miliaran rupiah.
Hal ini juga didukung ucapan salah seorang penjual properti di laman jual beli OLX. Namun demikian, ia tidak menampik adanya tanah dan rumah yang mau dilego dengan harga berkisar Rp500 jutaan.
"Boleh beli dua-duanya harga Rp1,1 miliar, atau satu rumah harganya Rp575 juta, bisa negosiasi, legalitas Sertifikat Hak Milik (SHM)," sebut penjual terkait.
Bahkan, ada rumah dengan harga ratusan juta dijual di kawasan Dasana Indah BSD. Pengembang mengklaim, harga itu sudah termasuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan BPHTB, biaya notaris dan biaya KPR.
Bahkan, jika mau merogoh kocek lebih dalam, ada pilihan lain yang bisa jadi opsi seperti rumah di Griya Loka BSD yang dihargai Rp600 juta.
Rumah dengan luas tanah 600 meter persegi itu memiliki dua kamar tidur dengan satu kamar mandi yang juga dilengkapi dengan sertifikat hak milik (SHM).
Berita Terkait
-
Presiden Joko Widodo: IKN Nusantara akan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Ekonomi RI Terus Tumbuh, Jokowi: Karena Kita Tidak Lockdown
-
Kadin: Keberhasilan Transisi Pandemi ke Endemi Covid-19 Akan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Domestik
-
Indonesia Siapkan Tatanan Ekonomi Baru Pasca COVID-19, Seperti Apa?
-
ADCP Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp130 Miliar Tahun 2021
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program
-
Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan
-
Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur
-
OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI
-
Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung
-
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
-
Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel
-
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN