Suara.com - Berada di provinsi Jawa Barat, Muara Gembong merupakan sebuah kecamatan paling ujung dari Kabupaten Bekasi dan merupakan daerah pesisir yang sejak dahulu sudah mengalami kesulitan air bersih.
Air di Muara Gembong terbilang payau, tidak layak digunakan untuk keperluan konsumsi, hanya dapat digunakan untuk mandi, mencuci dan keperluan ibadah.
Menurut data BPS, jumlah penduduk di kecamatan Muara Gembong pada tahun 2018 mencapai 40 ribu orang. Untuk mendapatkan air bersih, warga Muara Gembong harus membeli dari daerah lain seperti Cilincing, Jakarta utara.
Dengan masalah kesulitan air bersih dan jumlah penduduk yang cukup padat, Aquaproof bersama Daai TV mengalirkan kebaikan di daerah Muara Gembong.
“Kondisi air saat siang hari kotor, masih lebih baik saat malam hari saat perahu tidak lewat maka air agak bening. Biasanya air yang ada untuk keperluan mencuci dan mandi, kalau untuk minum dan kebutuhan konsumsi maka harus membeli air galon. Kadang-kadang kalau hujan saya suka menadah air hujan dengan drum besar, bisa untuk beberapa hari.” ungkap Aisyah, salah satu warga yang telah tinggal di wilayah Muara Gembong selama 15 tahun ditulis Kamis (24/3/2022).
Kegiatan mengalirkankan kebaikan ini juga bertepatan dengan hari air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret. Dalam kegiatan ini, tim Aquaproof bersama tim Daai TV dan beberapa perusahaan lain mendistribusikan air bersih sebanyak 8000 liter dan membangun tiang toren beserta pemberian torennya sebagai tempat penampungan air bersih.
Pembangunan tiang toren dilakukan di SMP Madinatul Ilmisehingga baik pihak sekolah maupun warga Muara Gembong dapat mengakses air bersih secara bersama.
Pihak Aquaproof bersama pihak lainnya telah berkunjung langsung ke Muara Gembong pada tanggal 19 Maret 2022 dan melihat langsung proses penyelesaian pembangunan toren, tempat penampungan air bersih.
Perjalanan dari Jakarta Pusat hingga Muara Gembong ditempuh kurang lebih 2,5 jam. Namun perjalanan tersebut membuahkan kebahagiaan tersendiri ketika melihat senyum warga saat menerima air bersih.
Baca Juga: Peringati Hari Air Sedunia, Prajurit Lantamal VIII Bersih-bersih Sungai di Manado
Selain distribusi air bersih, Aquaproof juga memberikan cat pelapis anti bocor Aquaproof untuk digunakan pengecatan tiang bangunan toren beserta pengecatan bangunan sekolah.
“Senang sekali Aquaproof dapat ikut berkontribusi #MengalirkanKebaikan distribusi air bersih kepada warga di sekitar Muara Gembong. Selain itu, sebelumnya dari pihak Daai juga sudah mengirimkan lokasi area distribusi air bersih dan ada sekolah di tengahnya sehingga Aquaproof berinisiatif memberikan tambahan bantuan berupa cat pelapis anti bocor Aquaproof untuk melapisi dan melindungi bangunan sekolah agar anak-anak, guru, tim pendidik dapat melaksanakan proses belajar mengajar lebih nyaman. Semoga apa yang sudah disiapkan ini dapat bermanfaat kepada warga di sekitar Muara Gembong dan dapat menjadi inspirasi bagi yang lainnya untuk ikut bergerak #MengalirkanKebaikan.” ungkap Handi Wijaya, Product Manager Aquaproof yang hadir dalam penyerahan simbolik Aquaproof pada 19 Maret 2022 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari