Suara.com - Untuk mempercepat pemulihan pariwisata Pulau Dewata, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali terus menggencarkan safari vaksinasi booster untuk masyarakat. Kali ini, kegiatan vaksinasi digelar di Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali.
Kepala Binda (Kabinda) Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo, mengatakan vaksinasi dan protokol kesehatan merupakan pasangan sejoli yang harus disatukan untuk menciptakan kekebalan komunal yang memungkinkan masyarakat beraktivitas kembali untuk menghidupkan perekonomian.
“Hadirnya kegiatan-kegiatan vaksinasi seperti di PWNU Bali ini kami harap selain bisa memberi kekebalan yang baik bagi masyarakat, juga berdampak pada pemulihan ekonomi," kata Hadi Purnomo, ditulis Sabtu (16/4/2022).
Untuk menyukseskan kegiatan vaksinasi di berbagai tempat se-antero Pulau Dewata, Binda Bali menjalin kerjasama dengan banyak stakeholder, baik dinas dan instansi pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. Seperti kali ini, vaksinasi digelar atas kerjasama dengan PWNU Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, TNI serta Polri.
"Sinergi seperti ini akan terus kita lakukan karena sangat efektif meningkatkan jumlah maupun cakupan wilayah vaksinasi di provinsi ini. Kami ingin tunjukkan kepada seluruh masyarakat agar mereka tidak ragu untuk mendapatkan vaksinasi, bahwa program vaksinasi ini merupakan bentuk keinginan pemerintah dalam melindungi warga negara dan memang sangat diperlukan dalam kondisi seperti ini,” paparnya.
Sementara itu, salah satu warga Denpasar yang sudah disuntik vaksin booster Muhammad Rizky mengucapkan terimakasih atas adanya gerai-geraigerai vaksinasi yang digelar di Bali ini.
“Terimakasih presiden Jokowi dan BIN. Saya berharap dengan digalakkannya vaksin booster, Bali bisa bangkit kembali, pariwisata kembali ramai, dan semua masyarakat Indonesia sehat, bebas virus Corona,” harapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni: Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya
-
Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026
-
5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik
-
Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?
-
Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking
-
Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD
-
Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%
-
Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!