- Riset Global Debt Monitor kuartal IV-2025 menempatkan Hong Kong dan Jepang sebagai negara dengan rasio utang tertinggi di dunia.
- Pemicu lonjakan utang di Hong Kong berasal dari sektor korporasi properti, sementara di Jepang didominasi oleh kewajiban pemerintah.
- Indonesia memiliki rasio utang sebesar 79% terhadap PDB, menjadikannya negara dengan tingkat utang paling rendah di kawasan Asia Tenggara.
Suara.com - Utang luar negeri belakangan jadi sorotan seiring dengan tekanan terhadap anggaran negara. Tidak hanya Indonesia, sejumlah negara juga memiliki utang yang besar.
Hal ini mencerminkan bahwa total beban kewajiban yang ditanggung telah membengkak hingga lebih dari tiga kali lipat dari total nilai output perekonomian tahunan wilayah tersebut.
Merujuk pada publikasi riset Global Debt Monitor kuartal IV-2025 yang dirilis oleh Institute of International Finance (IIF), kalkulasi tingkat leverage ini bersifat menyeluruh. Data tersebut merangkum agregat kewajiban finansial dari tiga pilar ekonomi utama, yakni sektor rumah tangga, korporasi swasta, hingga pos anggaran belanja pemerintah pusat.
Berdasarkan pemetaan makro tersebut, Hong Kong berada di posisi puncak sebagai wilayah dengan rasio utang paling ekstrem di dunia, yakni menyentuh 380% terhadap PDB.
Tepat di bawahnya, Jepang mengekor di peringkat kedua dengan akumulasi beban utang mencapai 372% dari total PDB negara tersebut.
Meskipun sama-sama bertengger di zona merah, akar masalah pembengkakan kewajiban di kedua wilayah maju Asia ini memiliki karakteristik struktural yang bertolak belakang.
Karakteristik Finansial Hong Kong
Sebagai pusat keuangan global dengan tingkat urbanisasi padat, utang publik pemerintah Hong Kong sebenarnya berada di level aman, yakni hanya 67% dari PDB. Pos utang rumah tangganya pun bertengger di angka 86%, sebuah angka yang jamak dijumpai pada negara makmur.
Namun, pemicu utama lonjakan liabilitas ini bersumber dari sektor usaha non-keuangan (korporasi) yang meroket hingga 227% terhadap PDB.
Baca Juga: Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG
Tingginya angka ini disebabkan oleh ketergantungan ekonomi Hong Kong pada industri real estat. Dalam tata niaga properti di sana, skema pembiayaan dengan pengungkit modal tinggi (high leverage) telah menjadi praktik bisnis yang lumrah.
Karakteristik Finansial Jepang
Kondisi sebaliknya terjadi di Negeri Sakura, di mana akumulasi kewajiban terbesar justru diproduksi oleh sektor publik atau pemerintah yang menyentuh angka 199% dari PDB.
Kerentanan fiskal ini merupakan warisan dari periode stagnasi ekonomi berkepanjangan sejak pecahnya gelembung aset (asset bubble burst) pada awal era 1990-an.
Kendati utang pemerintah membubung tinggi, stabilitas keuangan Jepang relatif aman karena mayoritas obligasi negara tersebut didekap oleh investor domestik, seperti perbankan lokal dan korporasi asuransi dalam negeri.
Berdasarkan komparasi data statistik IIF, berikut adalah daftar negara dengan rasio total utang terhadap PDB tertinggi di dunia:
Berita Terkait
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
BI Mulai Kehabisan Cadev? Prabowo Wajibkan Eksportir Parkir Dolar di RI Mulai 1 Juni 2026
-
Bayar Utang atau Berkurban, Mana yang Harus Didahulukan Menurut Islam?
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT
-
Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?