Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mengembangkan bisnis data center mereka. Terbaru, TLKM bekerja sama dengan SingTel untuk mengembangkan bisnis data center regional serta integrasi layanan fixed dan mobile broadband, atau yang juga disebut Fixed Mobile Convergence (FMC).
Singapore Telecommunications Limited atau SingTel Ltd merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Asia. Keduanya dilaporkan telah menekan memorandum of understanding (MoU) pada pekan lalu.
Disampaikan oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, perusahaan saat ini tengah mengonsolidasikanbisnis data center guna menghadirkan teknologi digital lebih cepat.
Regional data center merupakan kelanjutan dari strategi konsolidasi data center sekaligus menangkap peluang menjadi pemain data center global.
“Singtel dengan kekuatan dan pengalamannya menjadi salah satu mitra strategis dan tepat bagi Telkom dalam mengembangkan bisnis data center regional ini,” Kata Ririek.
Secara terpisah, CEO Singtel Group Mr. Yuen Kuan Moon mengaku menyambut hal ini. Terlebih dengan pesatnya digitalisasi bisnis, dan dengan meningkatnya penggunaan IoT, artificial intelligence, dan 5G di seluruh regional, permintaan akan data center berkualitas tinggi terus meningkat.
“Kemitraan ini merupakan langkah penting bagi pengembangan strategi data center kami melalui aset terbaik, kompetensi, dan network yang dimiliki oleh dua perusahaan pemimpin pasar data center di Indonesia dan Singapura,” kata dia.
Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara tentu bisnis data center akan menjadi kebutuhan pokok hingga memperluas footprint platform Singtel di tiga lokasi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan yakni Indonesia, Singapura, dan Thailand.
“Kami berharap dapat memperluas kerjasama jangka panjang dengan TelkomGroup untuk mengkapitalisasikan tren yang menguntungkan dan peluang pasar yang luar biasa,”pungkasnya.
Baca Juga: Fokus pada Pengembangan Karier Karyawan, Telkom Diapresiasi sebagai Top Companies 2022
Berita Terkait
-
BUMN Rekrutmen Bersama: Telkom Buka 250 Posisi, Berikut Jadwal dan Link Pendaftaran
-
Rekrutmen Bersama BUMN 2022, Telkom Undang Putra-Putri Terbaik Indonesia untuk Mengisi 250 Posisi
-
Percepat Digitalisasi UMKM, Virtual Expo Kini Hadir di Ranah Minang
-
SMK Telkom Malang Kembali Menjuarai Kompetisi Nasional
-
Fokus pada Pengembangan Karier Karyawan, Telkom Diapresiasi sebagai Top Companies 2022
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026
-
Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan
-
Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi
-
Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran
-
IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah