Suara.com - Peningkatan anggaran dana desa di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya membangun daerah. Kehadiran dana desa berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat.
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy mengatakan perhatian besar Presiden Jokowi terhadap pembangunan daerah begitu besar. Hal itu terlihat dari tingginya angka alokasi dana desa yang disalurkan langsung kepada pemerintah desa.
Audy menilai kondisi demikian menjadi gambaran nyata besarnya komitmen presiden terhadap kemajuan desa. Dengan majunya sebuah desa, kata dia, nantinya akan turut berimbas pada peningkatakan pembangunan daerah.
"Saya rasa (komitmen Jokowi) sudah bagus ya dari yang sebelumnya," ujar Audy ditulis Selasa (19/4/2022).
Audy menambahkan kenaikan anggaran dana desa di tiap tahunnya menjadi kebijakan yang sangat positif. Sebab, dia melanjutkan, pemanfaatan dana desa tidak hanya diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur semata.
Lebih dari itu, dapat pula dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mengoptimalkan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. Sehingga membuat masyarakat daya saing masyarakat pedesaan menjadi lebih meningkat.
Karenanya dia menilai kebijakan tersebut mestinya terus mendapat dukungan penuh dari pihak pihak terkait. Agar dalam penyalurannya tepat sasara serta dapat semakin menekan angka kemiskinan di pedesaan.
"Dengan dana kita cuma 900 jutaan kalau kita mau perbandingkan IPM kita lebih tinggi daripada Aceh. Alhamdulillah. Terus angka kemiskinan Sumbar juga termasuk lebih rendah dan itu alhamdulillah," tutup Audy.
Perlu diketahui, tercatat sejak 2015 hingga sekarang total dana desa yang telah dikucurkan Pemerintahan Jokowi mencapai Rp 468,6 triliun. Jumlahnya terlihat selalu naik setiap tahun.
Baca Juga: Gibran Ogah Karir Politiknya Disamakan dengan Jokowi: Mengikuti Jejakku Sendiri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat