Suara.com - Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada hari ini diresmikan Presiden Joko Widodo. Bandara ini diharapkan bisa meningkatkan konektivitas bagi masyarakat Madura dan sekitar Pulau Madura.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi di Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep, Rabu.
"Alhamdulillah Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, Madura, telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di Pulau Madura dan pulau-pulau lainnya di sekitar Madura," kata Presiden Jokowi dalam peresmian Bandara Trunojoyo.
Presiden mengatakan, bandara ini berperan penting dalam meningkatkan konektivitas, memudahkan keterhubungan dengan pulau-pulau kecil di sekitar Madura, serta membuka isolasi pulau-pulau terpencil di sekitar Pulau Madura.
Melalui Bandara Trunojoyo, kini waktu tempuh dari pulau sekitar Madura ke Surabaya bisa dipangkas menjadi hanya satu jam bahkan kurang dengan menggunakan pesawat.
Sebelumnya, masyarakat hanya bisa bepergian dengan kapal laut dan menempuh perjalanan hingga berhari-hari, kata Presiden.
Dengan meningkatnya konektivitas, Kepala Negara meyakini mobilitas masyarakat akan semakin mudah dan lancar. Seiring dengan itu, titik-titik perekonomian baru juga akan tumbuh.
"Usaha baru juga akan bermunculan dan kesempatan kerja baru juga akan bertambah. Di samping itu, usaha-usaha yang sekarang sudah ada juga semakin berkembang dan semakin maju," kata Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa Bandara Trunojoyo berada di atas lahan seluas 34 hektare.
Baca Juga: Tarif Tol Jakarta Surabaya untuk Mudik Lebaran 2022, Mobil Pribadi Hampir Rp 1 Juta!
Bandara yang telah dibangun sejak tahun 1979 ini selesai dikembangkan menjadi bandara yang memiliki panjang "runway" 1.600 meter dan gedung bandara seluas 3.600 meter.
Bandara Trunojoyo sebelumnya telah melayani sejumlah rute, yakni Sumenep-Madura, Sumenep-Bawean, Sumenep-Pagerungan dan Sumenep-Banyuwangi.
"Bandara ini berpotensi melayani ke Banjarmasin, Jakarta, dan Bali karena banyak pekerja yang ada di Kalimantan, Jakarta dan Bali," kata Menhub Budi Karya.
Berita Terkait
-
Resmikan Bandara Trunojoyo Madura, Jokowi Langsung Perintahkan Menhub Buka Jalur Penerbangan Mudik: Insyaallah Penuh
-
Ronaldo Kwateh Bertahan di Madura United
-
The Best 5 Oto: Hyundai Terjun ke Pasar NFT Bersama Meta Kongz, Imbauan Tentang Mudik Lebaran 2022, Helm Motor Norwegia
-
Aji Santoso Tunggu Jawaban Brylian Aldama untuk Bergabung di Persebaya
-
Tarif Tol Jakarta Surabaya untuk Mudik Lebaran 2022, Mobil Pribadi Hampir Rp 1 Juta!
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Content CreatorDikenakan Zakat Profesi, Ekonom INDEF: Penetapan Bukan Berdasar Popularitas
-
KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
-
Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik