Suara.com - Presiden Joko Widodo terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi terutama yang terdampak pandemi Covid 19. Sejumlah program yang diluncurkan Jokowi dinilai memiliki dampak besar bagi pertumbuhan perekonomian nasional.
Guru Besar Universitas Sam Ratulangi Bernhard Tewal mengatakan komitmen kuat ditunjukan Jokowi dalam upaya melakukan pemulihan ekonomi. Kondisi tersebut merupakan sebuah langkah yang positif untuk menjaga keberlangsungan hidup masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian Bernhard yakni menyoal kehadiran Program Kartu Pra Kerja yang sudah berjalan di masyarakat. Menurut dia program tersebut selalras dengan visi pemulihan ekonomi yang tengah digaungkan Jokowi.
Dia menila Program Kartu Prakerja Jokowi mempunya beragam manfaat yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Program itu, kata dia, mempunyai potensi besar dalam terhadap pemulihan ekonomi nasional khususnya bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid 19.
“Kalau melihat tentunya program itu bisa dikatakan sangat bagus.Kalau itu dilakukan maka akan berdampak besar bagi perekonomian,” ujar Bernhard di tulis Jumat (6/5/2022).
Untuk itu dia begitu mengapresiasi kehadiran Kartu Prakerja gagasan Jokowi ini apalagi di tengah Pandemi. Menurut dia program tersebut menjadi cara pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Lebih lanjut dia menyebut Kartu Prakerja gagasan Jokowi banyak membawa banyak manfaat. Salah satunya adalah mampu meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai minat dan bakatnya.
Bernhard mengatakan hadirnya Kartu Prakerja ini merupakan solusi dari permasalahan yang ditimbulkan akibat Pandemi Covid-19. Karena diketahui, banyak masyarakat yang akhirnya harus di PHK ataupun dirumahkan.
“Salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah dalam kaitan dengan mengatasi pengagguran yang terjadi karena pandemi yaitu banyak di phk, banyak juga yang dirumahkan,” pungkas Bernhard.
Baca Juga: Potret Jokowi Ajak Cucu Wisata Satwa di Bali, Jan Ethes dan Sedah Mirah Kasih Makan Harimau
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran
-
Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu
-
Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni: Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya
-
Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026
-
5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik
-
Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?
-
Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking
-
Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD
-
Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%
-
Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!