Suara.com - Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi) merasa senang dengan pelaksanaan mudik dan arus balik tahun ini. Sebab, bisnis transportasi bus yang sebelumnya mandek karena pandemi kini mulai hidup.
Ketua Umum Ipomi, Kurnia Lesani Adnan menjelaskan, dari sisi jumlah penumpang mudik pada tahun ini meningkat drastis dibandingkan dua tahun kebelakang.
Bahkan, klaim dia, jumlah penumpang lebih tinggi dibanding pelaksanaan mudik tahun 2019.
"Alhamdulillah secara keseluruhan meningkat, kalau kita compare 2020-2021 pasti meningkat drastis, kalau dibandingkan 2019 juga alami peningkatan 20-30 persen," ujarnya saat dihubungi, Rabu (11/5/2022).
Pria yang akrab disapa Sani ini melanjutkan, dari sisi pendapatan pengusahan bus juga rata-rata mengalami kenaikan. Namun, kenaikan pendapatan itu kecil, karena biaya operasional saat mudik dan arus balik juga ikut meningkat.
Ia menjelaskan, saat pelaksanaan mudik bus penuh dengan penumpang hanya dari Jakarta ke daerah tujuan saja bus. Sebaliknya, bus akan kosong kembali menuju Jakarta.
"Seharusnya dilihat masyarakat tarif sebelum naiknya berapa, jadi secara margin nggak ada margin berlebihan, bisnis yang mulai hidup, karena sebelumnya kita hadapi sebelum lebaran low season," ucap dia.
Selepas momen Mudik ini, Sani menambahkan, para pengusaha juga mulai kembali menata bisnisnya. Mulai dari memperbaiki bus hingga mengganti bus yang tidak layak pakai.
Hal ini dilakukan, untuk mempersiapkan pelayanan pada musim libur natal dan tahun baru ke depan.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Arus Mudik di Terminal Bus Mandala Rangkasbitung Mulai Ramai
"Kami menata ulang barisan, yang jelas kita bisa melakukan investasi baik dari sisi perawatan, yang ada kita perbaiki, ada yang menambah armada dan mengganti, tapi lebih banyak mengganti, jadi satu perusahaan mobilnya tetap tapi bus yang tak reseprentatif itu diperbarui," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
KB Bank Dukung Ekspansi Industri Petrokimia Nasional lewat Kredit Sindikasi
-
Saham-saham Tekstil Langsung ARA Usai Pemerintah Siapkan Suntikan Dana Triliunan
-
Suntikan Aset dan Efisiensi Operasional, Saham INDS Meroket 145% Hingga Tembus ARA
-
Dapat Restu ESDM, Vale Gaspol Lakukan Operasional
-
Selain BBM, SPBU Kini Gali Cuan dari Air Minum Isi Ulang
-
IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah
-
Danantara Pastikan PT Timah Bukan Masuk Radar Penyuntikan Dana
-
Apa Itu Rekening Koran dan Apa Fungsinya? Ini yang Perlu Dipahami
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai