Suara.com - Ada peningkatan jumlah penumpang KRL yang menumpuk di Stasiun Manggarai pada Senin (30/5/2022). Bahkan, berdasarkan keterangan dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), volume penumpang hingga pukul 17.00 WIB mencapai 400 ribu.
Disampaikan oleh VP Corporate Secretary PT KAI Commuter Anne Purba, pihaknya terus melakukan sosialisasi hingga evaluasi untuk mengurai kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai.
“Sampai pukul 17.00 WIB Senin (30/5) penumpang hampir mencapai 400 ribu. Kemarin hari Minggu melayani 129 ribu orang yang transit di Manggarai, kami prediksi hari ini bisa lebih dari 150 ribu," kata Anne melalui keterangan resmi, Senin (30/5/2022).
Ia menjelaskan, jumlah itu meningkat drastis dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya mencapai 129 ribu saja. KCI kini sudah mengaktifkan peron 9 guna memecah penumpang yang membludak.
"Jadi ini bertahap ya, ini sudah hari ketiga kami lihat semakin menemukan flow-nya. Kalau hari pertama itu selesai pekerjaan," kata dia.
Selain itu, KCI juga berhasil memecah jumlah penumpang hingga terkenali usai perubahan rute atau Switch Over (SO) kelima di Stasiun Manggarai.
“Kedepan kami juga akan sosialisasikan, selain manggarai ada stasiun lain yang digunakan untuk transit seperti Duri, Angke dan Kampung Bandan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
KAI Commuter Imbau Pengguna KRL Transit di Stasiun Lain Agar Penumpang Tak Menumpuk di Stasiun Manggarai
-
Penumpang Menumpuk di Stasiun Manggarai, KAI Commuter Imbau Pengguna KRL Transit di Stasiun Lain
-
Penumpang di Stasiun Manggarai Membeludak, Diprediksi Tembus 600 Ribu Orang
-
Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai, Penumpang Dibuat Bingung
-
Link Download Peta dan Jadwal KRL Jabodetabek Terbaru, Cek Dulu Sebelum Berangkat!
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026