Suara.com - Seorang petugas pajak diamankan lantaran diduga tergabung dalam penipuan yang menyebabkan korban rugi hingga Rp21,7 miliar.
Oknum petugas yang identitasnya dirahasiakan itu, hingga kini diperkirakan sudah menipu setidaknya 200 orang dengan modus bantuan subsidi COVID-19 dari pemerintah.
"Seorang pegawai publik berusia 24 tahun ditangkap pada Rabu (1/6/2022) karena secara curang mendapatkan uang atas nama subsidi virus," kata salah seorang polisi dalam keterangan resmi, dikutip dari AFP, Kamis (2/6/2022).
Saat ini satuan kepolisian Jepang juga sudah meringkus jaringan ini dengan menangkap lima orang lainnya dengan usia berkisar 20 hingga 25 tahun.
Namun demikian, media lokal, Yomiuri Shimbun menyebut, tokoh utama dalam penipuan ini hingga kini masih dalam kejaran polisi. Ia diduga sudah kabur ke Dubai.
Skandal ini bukan jadi yang pertama di Dubai, beberapa saat lalu, seorang pria memanfaatkan pandemi COVID-19 untuk menipu sejumlah pihak hingga miliaran rupiah.
Bahkan, sepekan sebelumnya, sebuah keluarga turut diamankan polisi karena dugaan manipulasi data guna mendapatkan bantuan COVID-19 senilai 960 juta yen atau sekitar Rp10 miliar.
Kepala keluarga yang menjadi dalang dalam kasus ini diketahui kabur ke Indonesia dan amsih dalam pengejaran.
Baca Juga: Sempat Terpuruk Karena Dihantam Pandemi Covid-19, Bisnis Perhotelan Mulai Tumbuh Positif
Berita Terkait
-
Bikin Pusat Tes Covid-19 Palsu, Pemuda 17 Tahun Berhasil Dapat Untung Rp 86,5 Miliar
-
Satgas Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Positif COVID-19 Masih Ditanggung Negara
-
Kabar Baik! Pfizer akan Berikan Vaksin COVID-19 ke Anak-anak Balita
-
Sempat Terpuruk Karena Dihantam Pandemi Covid-19, Bisnis Perhotelan Mulai Tumbuh Positif
-
Luncurkan Angel Token, Angel Lelga Ternyata Hanya BA yang Kini Ngaku Belum Dibayar
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ