Suara.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada Selasa (14/6) ditutup Rp 400 per saham. Harga penutupan kemarin menjadi yang tertinggi sejak GOTO melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan saham GOTO sudah mengalami kenaikan 100% jika dibandingkan dengan kondisi satu bulan lalu.
Pada saat IPO 11 April 2022, harga saham GOTO ditawarkan di Rp 338. Namun, sempat mengalami koreksi ke harga Rp 194 pada 13 Mei 2022.
Analis dari DealStreetAsia Vantage Point, Angus Machintosh dalam risetnya mengatakan, saham GOTO mengalami rebound dari penurunan harga sebelumnya dikarenakan GOTO telah berhasil menunjukkan perbaikan di fundamental bisnisnya yang terlihat dalam laporan kinerja pada Kuartal I 2022.
Misalnya GTV (Gross Transaction Value) GOTO yang mencapai Rp 140 triliun, naik 46% dari kuartal yang sama di 2021. Begitu pun dengan jumlah pesanan meningkat 41% yoy menjadi 656 juta dan pendapatan bruto yang turut meningkat 53% menjadi Rp5 triliun
Angus mengatakan walaupun kerugian GoTo meningkat di kuartal I 2022, hal tersebut perlu dilihat dari perpektif bahwa tahun sebelumnya banyak pembatasan mobilitas selama COVID-19. Hal itu membuat GOTO tidak banyak pengeluaran untuk promosi marketing dan insentif.
“Dengan kembalinya ke kehidupan normal secara perlahan, secara wajar GoTo ingin meningkatkan transaksinya dengan memberikan promosi dan insentif di 1Q22 sehingga biaya promosi meningkat,” tulis Angus dalam risetnya seperti dikutip Rabu (15/6/2022).
Namun, lanjut Angus, peningkatan biaya promosi tersebut tidak sia-sia karena GTV dan pendapatan GOTO meningkat secara signifikan. Lebih lanjut Angus mengatakan, bahwa ke depannya ketika kompetisi lebih rasional, biaya promosi GoTo akan berkurang.
Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Andre Soelistyo mengatakan pihaknya mengambil sejumlah langkah efisiensi biaya untuk meningkatkan GTV. Seperti menekan insentif bagi pelanggan, serta biaya penjualan dan pemasaran.
Saat ini beban total insentif dan beban biaya penjualan dan pemasaran, berkurang 90 basis poin (bps) dan 40 bps dari GTV GoTo di kuartal I 2022 jika dibandingkan kuartal I 2021.
“Sementara itu, margin kontribusi kami sebagai presentasi dari GTV meningkat 100 basis poin,” kata Andre dalam Public Expose Tahunan PT GoTo Gojek Tokopedia, Jumat (10/6) lalu pekan lalu.
Baca Juga: OJK Perlu Pertegas Aturan Business Judgment Rule
Adapun margin EBITDA yang disesuaikan, bila dibandingkan dengan GTV, meningkat 70 basis poin pada kuartal I tahun ini. Andre mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan strategi GoTo menuju profitabilitas sudah di jalur yang tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN