Suara.com - Sejumlah bank besar Amerika Serikat yang terdaftar di Wall Street seperti JPMorgan Chase & Co, Citigroup Inc dan Wells Fargo & Co pada Rabu (15/6/2022) lalu memutuskan menaikkan suku bunga pinjaman utama menjadi 4,75 persen usai Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga.
Untuk diketahui, The Fed menaikkan suku bunga targetnya sebesar tiga perempat poin persentase, terbesar oleh bank sentral AS sejak 1994, karena berusaha menjinakkan inflasi yang panas.
Bank sentral AS tengah menghadapi ancaman ekonomi guna menghadapi kenaikan suku bunga agar kesulitan ekonomi tahun 1970-an tidak kembali terulang.
Kala itu, kenaikan suku bunga bank sentral yang ditujukan untuk memerangi inflasi mengakibatkan resesi yang curam.
Inflasi belakangan ini jadi isu politik panas, telah memburuk dengan perang Ukraina, memukul sentimen pasar dan menumpuk tekanan pada rantai pasokan yang sudah babak belur.
Namun karena bank menghasilkan uang dari selisih antara apa yang mereka peroleh dari pinjaman dan pembayaran deposito dan dana lainnya, mereka biasanya berkembang dalam lingkungan suku bunga tinggi.
Berita Terkait
-
The Fed Kerek Suku Bunga 0,75 Persen, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 3 Persen
-
Inflasi RI Diprediksi Melesat 4,2 Persen Tahun Ini, Gubernur BI Bandingkan dengan Negara Lain
-
The Fed Bersiap Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG dan Bursa Saham Asia Melemah Berjamaah Efek Kekhawatiran Resesi
-
Crypto Crash: Harga Bitcoin Longsor, Ethereum Makin 'Hancur'
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Pemerintah Batasi Operasional Kendaraan Truk Tronton Selama Arus Mudik Lebaran
-
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok
-
Tepis Isu Krisis Batubara di PLTU Jelang Lebaran, Bahlil Pastikan Pasokan Listrik Aman!
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri