Suara.com - Martina Berto menjalin kerja sama distribusi dengan Dos Ni Roha, anak usaha dari Dosni Roha Indonesia. Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan membidik potensi bisnis Rp135 miliar pada tahun pertama dan DNR membidik pendapatan naik 4 sampai 10 persen.
Adapun Martina Berto menargetkan pertumbuhan distribusi produknya di general trade hingga 65 persen secara rata-rata di semester II tahun 2022.
“Kami optimistis kerja sama dengan Dos Ni Roha bisa membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis di general trade secara berkelanjutan setiap tahunnya. Dengan pengalaman distribusi selama 59 tahun serta dukungan sistem teknologi dan infrastruktur yang dimiliki Dos Ni Roha, produk-produk Martina Berto bisa terdistribusi dengan lebih luas dan merata, serta dapat sampai ke end-user di tingkatan bawah secara masif,” kata Direktur Utama Martina Berto Bryan Tilaar di Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Sedangkan Direktur Dosni Roha Indonesia Gary Tanoesoedibjo mengungkapkan kerja sama dengan Martina Berto akan menjadi sinergi yang kuat.
“Saat ini, layanan distribusi DNR telah dilengkapi dengan sistem manajemen supply chain, inventory control dan data sales yang terintegrasi sehingga dapat mengoptimalisasi proses distribusi,” kata dia.
Dukungan dari retail distribution channel yang baik dan tersebar di seluruh Indonesia dengan 400.000 lebih jaringan outlet yang dijangkau, Dos Ni Roha mampu mendistribusikan dan memasarkan produk-produk Martina Berto tepat sasaran.
“Kerja sama ini juga pastinya dapat menjadi nilai tambah bisnis yang dimiliki oleh Dos Ni Roha, terkhusus dalam hal penambahan portofolio,” ujarnya.
CEO Martha Tilaar Group Kilala Tilaar menambahkan dengan selling point, kapabilitas serta pengalaman puluhan tahun yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan, sinergi ini dapat berjalan dengan baik.
“Khususnya dalam memanfaatkan peluang pasar dan menjawab tantangan landscape bisnis distribusi yang dinamis seiring dengan perubahan perilaku pelanggan dan perubahan teknologi,” katanya.
Baca Juga: Kemnaker dan Martha Tilaar Kembangkan Produk Obat dan Kosmetik
Dalam kerja sama ini, beberapa produk unggulan dari Martina Berto antara lain Sariayu Martha Tilaar, Biokos Martha Tilaar, Caring Colours Martha Tilaar, Belia Martha Tilaar dan Rudy Hadisuwarno Cosmetics, akan didistribusikan oleh DNR melalui jaringan distribusinya yang meliputi 112 titik distribusi dengan potensi jumlah outlet lebih dari 400.000 yang tersebar di 463 kota di seluruh Indonesia dengan menyasar segmentasi General Trade.
Kesepakatan kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh masing-masing pimpinan perusahan, yaitu Gary Tanoesoedibjo selaku kuasa dari Rudijanto Tanoesoedibjo, Direktur Utama Dos Ni Roha, yang juga merupakan Direktur Dosni Roha Indonesia sekaligus Komisaris Dos Ni Roha, dan Bryan Tilaar selaku Direktur Utama Martina Berto Tbk, dengan turut disaksikan oleh Kilala Tilaar, CEO Martha Tilaar Group.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!