Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendukung perkembangan pasar modal di Indonesia. Komitmen ini ditunjukkan salah satunya melalui kolaborasi dengan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia untuk memperluas investasi, serta dalam rangka demokratisasi investasi melalui digitalisasi. Diketahui, pada Rabu, 27 Juli 2022, BRI dengan Mirae Asset Sekuritas telah menyelenggarakan acara Inauguration Ceremony dengan tema “Collaboration to Accelerate the Democratization of Finance through Digitalization”.
BRI yang merupakan bank BUMN dengan sebaran nasabah terluas di Indonesia, berkolaborasi dengan Mirae Asset Sekuritas yang merupakan perusahaan efek dengan nilai transaksi saham terbesar di Indonesia. Keduanya bekerja sama untuk memberikan layanan transaksi finansial pasar modal secara online serta meningkatkan kesadaran finansial perbankan.
Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan, melalui kerja sama ini, para investor dapat merasakan pengalaman menggunakan produk teknologi digitalisasi termutakhir untuk melakukan pembukaan rekening investasi secara online.
“Tentunya BRI selalu berupaya memenuhi segala kebutuhan nasabahnya sehingga perseroan menyambut baik kerja sama ini. Selain itu, BRI juga turut andil dalam gerakan demokratisasi investasi yang dicetuskan Mirae Asset Sekuritas agar masyarakat dapat sadar finansial untuk mulai berinvestasi di pasar modal,” ujar Handayani.
Adapun teknologi yang digunakan dalam pembukaan rekening investasi online (OOA) tersebut termasuk dokumentasi tanpa kertas sama sekali (paperless). Kemudian dilengkapi dengan pengecekan kesamaan wajah secara digital (face comparison), penyamaan data otomatis KTP melalui Optical Character Recognition (OCR), dan tanda tangan online (online signature).
“BRI sebagai bank BUMN terbesar yang memiliki cabang dengan sebaran terluas, dengan pertumbuhan RDN sebesar 18.5% ytd dan pertumbuhan saldo RDN sebesar 58% ytd, yang berkolaborasi dengan Mirae Asset Sekuritas sebagai perusahaan efek dengan nilai transaksi saham terbesar di Indonesia, diharapkan kolaborasi dua perusahaan terbesar di masing-masing industrinya ini akan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat," katanya.
Seiring dengan niat mendemokratisasi investasi, literasi keuangan dan investasi yang akan dijalankan bersama oleh Mirae Asset Sekuritas dan BRI dapat membuat masyarakat di seluruh Indonesia lebih sadar keuangan dan sadar investasi.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1 2022/2023: Tumbang di Tangan Persija Jakarta, Persis Solo Jadi Juru Kunci
-
Hasil BRI Liga 1: Hanno Behrens dan Wonderkid Cetak Gol, Persija Tekuk Persis 2-1
-
Hasil BRI Liga 1: Persik dan Bhayangkara FC Berbagi Poin di Stadion Brawijaya
-
Tak Diperkuat Marselino Ferdinan, Persebaya Siap Meladeni Persita di GBT
-
Investor Muda Usia di Bawah 30 Tahun Dominasi Pasar Modal Indonesia
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang
-
Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya
-
Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I
-
IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina
-
IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong
-
Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan
-
Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara
-
Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?
-
Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
-
Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli