Suara.com - Liga Jasa Keuangan (LJK) BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) tahun 2022 kembali bergulir setelah 2 tahun vakum akibat pandemi covid-19. Turnamen bola basket antar industri jasa keuangan tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Utama BPJamsostek yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Pembina LJK, Anggoro Eko Cahyo beserta Wakil Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mirza Adityaswara.
Dalam keterangannya Mirza memberikan apresiasi kepada BPJamsostek yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kompetisi bisa kembali berjalan.
"Alhamdulillah bisa kita mulai lagi 2022, terima kasih kepada pak Anggoro, kepada teman-teman BPJAMSOSTEK yang menjadi sponsor utama acara Liga Jasa Keuangan untuk basket ini. Semoga acaranya lancar dan sportif," terang Mirza.
Sementara itu Anggoro dalam sambutannya mengungkapkan, kompetisi ini digelar dengan tujuan untuk menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi antar pecinta basket di lingkungan sektor jasa keuangan indonesia.
“Alhamdulillah hari ini dapat kita lihat antuasiasme yang sangat tinggi dari para peserta dan penonton yang hadir pada hari ini. Hal ini juga menjadi sebuah kebanggaan bagi BPJamsostek karena dapat kembali mendukung penyelenggaraan kompetisi bergengsi ini,”ucap Anggoro.
Pada tahun 2022 LJK BPJamsostek diikuti oleh 34 tim basket yang terbagi dalam 3 divisi putera dan 1 divisi puteri. Perebutan juara kian menarik karena pada kompetisi tahun ini terdapat 9 tim pendatang baru. Tak ketinggalan BPJamsostek juga turut menurunkan tim basket terbaiknya yang terdiri dari tim putra dan puteri.
Dalam penyelenggaraan yang ke 4 ini, LJK masih menggunakan format kompetisi seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu terbagi dalam 3 seri. Seri 1 dan 2 merupakan babak penyisihan, sedangkan seri 3 menjadi babak penentuan juara untuk masing-masing divisi. Seluruh rangkaian tersebut digelar sejak 31 Juli hingga 23 Oktober mendatang di GOR Soemantri Brodjonegoro Jakarta.
Dengan animo yang luar biasa, Anggoro yakin LJK juga bisa menjadi media edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan, karena seluruh pemain yang bertanding tentu telah terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK dan mendapatkan penugasan resmi dari institusinya masing-masing. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dapat dikategorikan sebagai kecelakaan kerja.
Seraya menutup sambutannya Anggoro berharap kompetisi basket ini dapat terus terlaksana agar tercipta sinergi yang baik antar seluruh lembaga jasa keuangan di Indonesia, khususnya dalam menyukseskan program pemerintah dalam perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca Juga: Temukan Tiga Maladministrasi BPJS Ketenagakerjaan, Ombudsman: Salah Satunya Penyimpangan Prosedur
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang bertanding dalam kompetisi ini. Tetap jaga sportivitas dan profesionalitas, sehingga melalui ajang olahraga ini dapat terbentuk sebuah kolaborasi positif antar institusi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia,”tutup Anggoro.
Berita Terkait
-
6 Tanda Pemulihan Sektor Ketenagakerjaan di Tengah Krisis Pandemi Covid-19
-
Baru 3,83 Persen Pekerja Sektor Informal di Bandung yang Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Korban Kecelakaan di Cibubur Dapat Pelayanan Optimal
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perawatan Hingga Sembuh Pekerja Korban KKB di Papua
-
Bahas Penguatan Jaminan Sosial Pasca Pandemi, BPJS Ketenagkerjaan Gelar ASSA High Level Meeting
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya