Suara.com - Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekspor nasional, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank terus melakukan upaya strategis diantaranya dengan melakukan berbagai kolaborasi antar lembaga.
Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama Pemasaran Produk Trade Credit Insurance (TCI) yang dilakukan dengan pialang asuransi PT Bringin Sejahtera Makmur (Brisma) yang merupakan anak usaha dari Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan perwujudan komitmen LPEI melaksanakan satu dari empat mandatnya, yakni asuransi.
Penandatanganan kerjasama tersebut dari pihak LPEI dilakukan oleh Direktur Pelaksana Bidang Pengembangan Bisnis, Maqin U. Norhadi dan Direktur Pelaksana Bidang Keuangan dan Operasional, Agus Windiarto dan Direktur Utama Brisma, Noroyono di Kantor Pusat LPEI yang disaksikan oleh Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso pada hari ini.
Kerjasama yang bertujuan untuk menambah akses pemasaran produk asuransi Trade Credit Insurance LPEI ini juga akan membantu para pelaku usaha/eksportir Indonesia untuk memberikan rasa aman dalam melakukan transaksi ekspor.
Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso memaparkan bahwa salah satu mandat yang dimiliki untuk mendorong ekspor nasional adalah dengan asuransi ekspor.
”Produk Asuransi Trade Credit Insurance kami ini berfungsi untuk menutup risiko gagal bayar oleh buyer, sehingga produk ini dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan confidence level debitur atau para eksportir dan tentu saja perbankan khususnya dalam melakukan penetrasi kepada negara tujuan dan buyer tertentu,” ujar Rijani pada sambutannya.
Ruang lingkup kerjasama ini, selain memasarkan Produk Asuransi TCI LPEI kepada para debitur/eksportir, Brisma juga dapat memasarkan kepada perbankan khususnya dalam melakukan pemberian fasilitas AR Financing dan/atau kredit modal kerja lainnya.
Sehingga diharapkan para eksportir dapat melakukan ekspansi pasar baru tanpa rasa was-was. Apresiasi disampaikan Direktur Utama Brisma, Noroyono kepada LPEI.
“Suatu kehormatan bagi kami dapat bekerjasama dengan LPEI sehingga kami berharap dapat menjadi mitra yang baik dalam mendukung mandat LPEI untuk mendorong ekspor nasional,” ujar Noroyono.
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Usaha Para Petambak, LPEI Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo
Sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI, LPEI memilki peran untuk meningkatkan ekspor nasional dalam bentuk penyediaan fasilitas Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi dan Jasa Konsultasi.
Fasilitas asuransi ekspor yang disediakan diharapkan dapat mendukung para eksportir Indonesia untuk melakukan ekspansi secara optimal, dengan risiko yang lebih termitigasi.
Dukungan fasilitas asurasi ekspor yang diberikan LPEI merupakan bentuk nyata Negara hadir dalam mendukung meningkatkan kinerja ekspor nasional agar semakin membaik serta di sisi lain dapat memberikan perlindungan dan dan keamanan bagi para pelaku usaha Indonesia dalam melakukan transaksi ekspor.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Harga Beras SPHP Semua Wilayah Rp 12.500 per Kg, Pengecer Untung?
-
DJP Ungkap Kasus Faktur Pajak Fiktif, Rugikan Negara Rp 170 Miliar
-
Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam
-
IHSG Gagal Tembus Level 9.000, Investor Panik Langsung Buru-buru Lego Saham
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan
-
Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855
-
8 Ide Usaha Menjanjikan di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
Harga Beras SPHP Akan Dipatok Sama Rp 12.500/Liter di Seluruh Wilayah RI