Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan PT Pertamina (Persero) baru menyetorkan dividen ke negara sebesar Rp732 miliar atau setara 25 persen dari total dividen yang seharusnya dibayarkan sebesar Rp2,92 triliun.
Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak Sumber Daya Alam dan Kekayaan Negara Dipisahkan, Kurnia Chairi mengungkapkan, pembayaran yang dilakukan perusahaan migas plat merah tersebut dilakukan pada bulan Juli 2022.
"Nah, jadi Juli itu setoran dividen Pertamina menyetorkan secara bertahap," ungkap Kurnia dalam acara bincang media secara virtual, Jumat (12/8/2022).
Kurnia mengungkapkan, penyelesaian pembayaran dividen yang dilakukan Pertamina diharapkan bakal selesai pada bulan Agustus 2022.
"Pembayaran akan dilakukan secara bertahap, mungkin Agustus ini, kami sedang berkoordinasi dengan Pertamina dan BUMN-BUMN lain untuk segera menyelesaikan dividen," paparnya.
Sepanjang enam bulan pertama tahun 2022, setoran dividen sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) cukup moncer, pasalnya hampir mendekati target yang dipasang yakni Rp37,1 triliun pada tahun ini.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta mengatakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) sudah tembus 122,9 persen (yoy).
Sementara sepanjang semester I-2022, realisasi penerimaan KND mencapai Rp35,5 triliun atau sudah mencapai 95,7 persen dari target pagu sebesar Rp37,1 triliun.
"Terima kasih kepada Kementerian BUMN, DJKN yang meyegerakan pembayaran dividen dividen kepada pemegang saham atau pemerintah jadi sudah terkumpul 95,7 persen dari target," kata Isa dalam Media Briefing DJKN secara virtual, Kamis (4/8/2022).
Baca Juga: Pertamina Diminta Kendalikan Volume BBM Subsidi Demi Menjaga APBN Tidak Terganggu
Isa menjelaskan capaian ini melesat sangat tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dimana setoran dividen sejumlah perusahaan BUMN hanya Rp15,9 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok