Suara.com - Penginapan di Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara kini sudah habis dipesan oleh wisatawan jelang pergelaran Dieng Culture Festival (DCF) XIII
"Seluruh homestay di Dieng Kulon yang jumlahnya mencapai kisaran 200 unit telah habis dipesan oleh wisatawan, demikian pula dengan hotel," kata Kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Dieng Pandawa" Alif Faozi.
Tidak hanya ratusan homestay di Dieng Kulon wisatawan juga telah memesan homestay di sejumlah desa sekitar lokasi kegiatan DCF XIII termasuk di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.
Bahkan berdasarkan informasi, kata dia, sekitar 90 persen homestay di Desa Dieng Wetan juga sudah dipesan oleh wisatawan.
"Beberapa pemilik homestay yang belum dihubungi wisatawan juga telah berkoordinasi dengan kami agar bisa diinformasikan kepada calon wisatawan jika masih ada homestay yang dapat digunakan," kata dia, Senin (29/8/2022).
Ia menambahkan, beberapa basecamp di pendakian Gunung Prau juga sudah mulai membuka camping ground guna melayani calon wisatawan yang ingin berkemah saat pergelaran DCF XIII yang akan digelar pada 2-4 September 2022.
Menurut dia, sejumlah rumah penduduk di Desa Dieng Kulon yang belum dijadikan sebagai homestay pun siap menerima wisatawan yang ingin menginap saat pergelaran DCF XIII.
Alif juga mengatakan pihaknya juga berencana untuk membuka penjualan tiket on the spot guna melayani wisatawan yang ingin membeli tiket secara langsung di lokasi kegiatan DCF XIII.
"Kami sediakan sekitar 500-1.000 tiket yang dijual on the spot. Sesuai dengan perencanaan, kami menargetkan pergelaran DCF XIII dikunjungi sekitar 3.500 wisatawan," ungkapnya, dikutip dari Antara.
Baca Juga: DCF 2022 Usung Tema Return of the Light, Momen Kebangkitan Wisata Dieng Pasca Pandemi
Berkaitan dengan hal tersebut, dia mengatakan pihaknya pada hari ini akan menggelar rapat pleno persiapan pergelaran DCF XIII dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami juga akan membahas beberapa perubahan rangkaian kegiatan salah satunya mengenai pembukaan DCF XIII yang sebelumnya akan dilaksanakan pada Jumat (2/9) pagi, digeser menjadi siang hari," katanya.
Selain itu, kata dia, pergelaran QRIS Jazz di Atas Awan juga akan digelar pada Jumat (2/9) siang usai pembukaan acara DCF XIII, sedangkan prosesi ruwatan anak-anak berambut gimbal akan digelar pada hari Sabtu (3/9).
Kendati pergelaran DCF XIII secara resmi akan dibuka pada Jumat (2/9) siang, Alif mengatakan pergelaran seni budaya tradisional tetap digelar sejak Jumat (2/9) pagi.
Berita Terkait
-
Dieng Culture Festival Didorong jadi Agenda Wisata Internasional
-
Kisah Putri Ayu Sekarsari, Salah satu Bocah Rambut Gembel yang akan Diruwat pada DCF 2022, Sempat Minta iPhone Terbaru
-
Ini 11 Rekomendasi Destinasi Panorama Indah di Indonesia, Ada Dieng dan Bandungan Semarang
-
Indah Menawan, Pembeli Bisa Belanja Sayur Sambil Healing di Pasar Berlatar Pegunungan Ini
-
DCF 2022 Usung Tema Return of the Light, Momen Kebangkitan Wisata Dieng Pasca Pandemi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar