Bisnis / Ekopol
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:32 WIB
PT Karunia Alam Segar , produsen Mie Sedaap pada Rabu (25/2/2026) membantah adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di pabrik Gresik, Jawa Timur. (Wings Food)
Baca 10 detik
  • PT Karunia Alam Segar (Produsen Mie Sedaap) membantah keras adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di pabrik Gresik, Jawa Timur.
  • Perusahaan memastikan operasional pabrik dan ketenagakerjaan berjalan normal sesuai perencanaan dan regulasi berlaku saat ini.
  • Menaker masih mendalami dugaan PHK 400 pekerja yang beredar di media sosial sebelum bulan Ramadan.

Suara.com - Produsen Mie Sedaap, PT Karunia Alam Segar (PT KAS), membantah pihaknya melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap karyawan di pabriknya yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru memastikan operasional pabriknya tetap berjalan normal, berlangsung sesuai perencanaan, dan tetap menyesuaikan dengan dinamika permintaan pasar sebagai bagian dari industri manufaktur padat karya.

PT KAS menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu aset terpenting perusahaan, sehingga perusahaan berkomitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan sesuai regulasi yang berlaku.

“PT KAS tetap berjalan normal secara operasional dan ketenagakerjaan, tidak ada PHK maupun karyawan yang dirumahkan,” ujar Peter di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Perusahaan juga menyatakan akan terus menjalankan kegiatan usaha secara terukur, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta menjaga hubungan industrial yang harmonis dalam seluruh aktivitas operasionalnya.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) buruh PT Karunia Alam Segar (KAS) di Gresik.

“Terkait dengan (dugaan PHK) Mie Sedaap, ini kita masih monitor, nanti kita update kepada teman-teman, ya,” kata Menaker Yassierli di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial bahwa sekitar 400 pekerja di perusahaan produsen Mie Sedaap dirumahkan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan.

Dalam suatu unggahan di media sosial, ratusan pekerja tersebut mendapat informasi PHK hanya melalui pesan WhatsApp. Padahal kontrak kerja dari ratusan pekerja itu masih berjalan.

Baca Juga: Lebih dari 500 Regulasi Kepung IHT, Ancaman PHK dan Kemiskinan Mengintai

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Senin (23/2) menyatakan telah menerima aspirasi dari pekerja PT Karunia Alam Segar. Ia menyampaikan bahwa perusahaan pun sudah sepakat dan berjanji tak akan kembali melakukan PHK.

"Tadi kami sudah lakukan koordinasi dan saya pikir para pekerja dapat kembali tenang bekerja," kata Dasco.

Ia menegaskan, kebijakan PHK dari perusahaan tidak seharusnya terjadi, apalagi di saat momen bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Load More