Suara.com - BPJS Kesehatan terus berupaya untuk memberikan kemudahan layanan kepada peserta, salah satunya dengan menghadirkan Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur, untuk memberikan kemudahan layanan dan menjawab kebutuhan peserta. Salah seorang peserta yang telah merasakan manfaat dari Aplikasi Mobile JKN adalah Rahmat (36).
Rahmat yang telah mengunduh dan memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN mengungkapkan apliksi besutan BPJS Kesehatan tersebut lebih memudahkannya, tanpa perlu lagi datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Salah satu yang dimanfaatkan Rahmat saat ini adalah fitur pendaftaran pelayanan, yang memudahkannya untuk mengambil antrean saat ingin memeriksakan kesehatan orang tuanya.
“Aplikasi Mobile JKN menurut saya sudah sangat bagus, apalagi dengan adanya fitur pendaftaran pelayanan, sehingga peserta dapat mengambil antrean dari rumah dan bisa datang saat mendekati waktu pelayanan. Dengan antrean online ini juga, kami tidak lagi menunggu lama saat ingin periksakan kesehatan di Puskesmas maupun rumah sakit,” ungkap Rahmat pada, Senin, (25/7/2022).
Rahmat juga menyampaikan, selain fitur pendaftaran pelayanan, berbagai fitur juga ada pada Aplikasi Mobile JKN, sehingga memudahkan peserta tanpa perlu lagi datang ke kantor BPJS Kesehatan.
“Selain fitur pendaftaran pelayanan untuk mengambil antrean, Aplikasi Mobile JKN juga memiliki banyak fitur lainnya, yang sangat memudahkan peserta yaitu diantaranya fitur pendaftaran bagi peserta baru, perubahan fasilitas kesehatan terdaftar, info iuran dan beberapa fitur lainnya yang sangat memudahkan peserta,” tutur Rahmat.
Rahmat juga menyampaikan jika, selain manfaat dari Aplikasi Mobile JKN, dirinya telah merasakan manfaat saat menjalani operasi beberapa tahun yang lalu. Menurut Rahmat, saat menjalani perawatan, dirinya dilayani dengan sangat baik dan tidak ada biaya tambahan yang dibayarkan, semuanya hanya dengan menggunakan kartu JKN.
“Selain manfaat layanan pada Aplikasi Mobile JKN, saya juga telah merasakan manfaat pelayanan di rumah sakit, saat menjalani operasi beberapa tahun yang lalu. Sebagai peserta JKN, kami dilayani dengan sangat baik dan tidak ada biaya yang dibayarkan. Kami harap pelayanan yang sudah bagus ini, dapat terus ditingkatkan dan kemudahan layanan juga dapat terus diberikan,” tutup Rahmat.
Berita Terkait
-
Cerita Warga Suku Baduy: JKN Mempermudah Kami Menjangkau Akses Kesehatan
-
Menjemput Kebaikan JKN-KIS Tak Perlu Menunggu Sakit
-
Apakah Iuran BPJS Kesehatan Bisa Dicairkan? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Program JKN-KIS Bantu Pasien Gagal Ginjal Kronis untuk Cuci Darah
-
Terpopuler: Pasien Protes Gegara Operasi Dibatalkan Sepihak Oleh Perawat, Bocah SD Dikeluarkan dari Barisan Gerak Jalan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843
-
Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?
-
Ini Modus Penipuan yang Paling Banyak saat Ramadan dan Lebaran
-
IHSG Melesat ke Level 8.300 pada Senin Pagi
-
Regulasi Terlalu Restriktif Dinilai Berpotensi Picu PHK, Petani Tembakau Ikut Terdampak
-
6 Ruas Tol Ini Digratiskan Selama Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
-
Pengamat Ungkap 7 Poin Perjanjian Indonesia-AS Berpotensi Ancam Ekonomi Nasional
-
Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998