Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan bansos. Kali ini, Pos Indonesia menyalurkan BLT BBM kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, PT Pos kembali dpercaya pemerintah menyalurkan bantuan. Penyaluran BLT BBM dimulai di Sentani, Papua, bersama Presiden, kemudian berlanjut di Timika dan Maluku. Hari ini di Kantor Pos Bandar Lampung,” kata Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Tonggo Marbun, di sela pembagian BLT BBM di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Sabtu (3/9/2022).
Pada penyaluran BLT BBM, Pos Indonesia menyiapkan sejumlah strategi. Berbekal pengalaman penyaluran bansos sebelumnya, Pos Indonesia melakukan sejumlah penyempurnaan.
“Kami ada pengalaman dan mendapatkan feedback dari masyarakat dan Kementerian Sosial pada penyaluran sebelumnya. Itu menjadi bagian dari penyempurnaan penyaluran,” ucap Tonggo.
Sejumlah strategi tersebut diantaranya menyiapkan jadwal penyaluran dan tenaga juru bayar, termasuk membentuk tim khusus yang akan membagikan BLT BBM di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
“Strategi kami menyiapkan sejak awal, mulai dari jadwal penyaluran hingga ke daerah 3T dan menyiapkan tenaga juru bayar. Belajar dari pengalaman sebelumnya dan dengan keterbatasan waktu, kami menyiapkan tim tertentu. Ada daerah 3T yang memerlukan lebih dari satu moda transportasi, naik perahu/kapal laut, transportasi darat. Saya yakin ini bisa kita atasi bersama,” ujarnya.
Tonggo menegaskan, Pos Indonesia akan memegang komitmen penyaluran BLT BBM tepat waktu sesuai target yang ditetapkan pemerintah, yaitu dua minggu.
“Kami akan memegang komitmen waktu penyaluran yang ditetapkan pemerintah. Jika tenaga tidak mencukupi, kami akan merekrut mahasiswa atau tenaga lepas lainnya untuk membantu menyalurkan secara cepat dan efektif,” katanya.
“Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh PT Pos dapat membantu negara secara khusus, dalam konteks penyaluran bansos tepat sasaran ke seluruh masyarakat,” ujar Tonggo.
Baca Juga: Pos Indonesia Berkomitmen Konsisten Jalankan Transformasi dan Inovasi hingga 276 Tahun ke Depan
Terkait penyaluran BLT BBM di Provinsi Lampung, Executive General Manager Kantor Pos Cabang Utama Bandar Lampung Risdayati menyebut, telah menerima alokasi sementara di Provinsi Lampung sebanyak 475 ribu KPM.
“Nanti akan kita bagikan dengan tiga cara, yaitu di loket kantor pos, dibayarkan melalui komunitas, dan pengantaran langsung ke rumah KPM,” ucap Risdayati.
Untuk memuluskan penyaluran, pihaknya berkoordinasi dengan banyak pihak dan mempersiapkan tenaga juru bayar.
“Kita berkoordinasi dengan instansi dan fungsi terkait, dengan pemda, dinsos provinsi/kabupaten; membuat perencanaan kapasitas tenaga dan kebutuhan; merekrut tenaga lepas untuk penyaluran. Kami menyiapkan tenaga untuk petugas juru bayar, verifikasi data, dan pengatur antrean,” katanya.
Meski diberikan target penyaluran selama dua minggu, Risdayati mengaku akan mengupayakan rampung dalam 10 hari.
“Penyaluran ditargetkan dua minggu, kami berupaya supaya 10 hari selesai. Pada penyaluran BLT sebelumnya, sehari kami sanggup menyalurkan untuk 50 ribu KPM,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Salurkan BLT BBM di Bandar Lampung, Presiden Jokowi Ingatkan Penerima untuk Gunakan Uangnya Sebagai Tambahan Usaha
-
BBM Bersubsidi Resmi Naik, Presiden Jokowi Ingin Pengalihan Lebih Tepat Sasaran
-
Pengalihan Subsidi BBM untuk Bantuan Tepat Sasaran, Presiden Jokowi Berikan Penjelasannya
-
BLT BBM Siap Disalurkan, Berikut Soal Data Penerima dan Tahapan Pencairannya
-
Pemerintah akan Bagikan BLT BBM, Presiden Jokowi Ungkap Jadwal Penyalurannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026
-
Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak
-
Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar
-
Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya
-
Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga
-
Agus Gumiwang dan Purbaya Bahas Insentif Motor dan Mobil Listrik, Ini Dampaknya
-
Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
-
Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%
-
Produksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga
-
Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun