Suara.com - Dua tahun hidup berdampingan dengan Covid-19, sektor ekonomi dan dunia kerja telah beradaptasi dengan cukup baik, proses rebounding dari keterpurukan menjadi opportunities mulai bertumbuh. Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh pada tanggal 4 September dimaknai khusus oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk mendorong pekerja Indonesia untuk semakin bertumbuh dan kuat.
Berbeda dengan biasanya, kali ini Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo merayakan hari pelanggan nasional bersama ratusan siswa di SD Negeri 19 Kebayoran Lama Jakarta. Dalam kunjungannya tersebut Anggoro menyerahkan santunan beasiswa bagi 2 orang siswa yang merupakan anak dari peserta BPJamsostek yang meninggal dunia.
“Pertama, kami mengucapkan Selamat Hari Pelanggan Nasional Tahun 2022 kepada seluruh peserta BPJamsostek di seluruh Indonesia. Hari ini saya bertemu dengan adik-adik di SD Negeri 19 untuk memberikan santuan jaminan sosial kepada ahli waris yang putra putrinya bersekolah di sini. Ini merupakan salah satu manfaat dari program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian yaitu beasiswa untuk 2 orang anak dari TK hingga perguruan tinggi,"terang Anggoro.
Anggoro melanjutkan, BPJamsostek menganut customer centric culture, yang mana berarti pihaknya berkomitmen untuk selalu mengedepankan pelayanan yang optimal kepada seluruh customer yang dalam hal ini adalah peserta BPJamsostek; mulai dari informasi, pendaftaran menjadi peserta hingga saat peserta menerima hak manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan demi mewujudkan customer experience terbaik.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SD Negeri 19 Kebayoran Lama Jakarta Muhammad Sadelih mengapreasiasi kepedulian BPJamsostek dalam memastikan keberlanjuan pendidikan siswanya.
"Mudah-mudahan apa yang diberikan ini benar-benar bermanfaat, apa yang jadi tujuan pemerintah atau tujuan bapak sebagai pengelola usaha ini, dan kami dari pihak sekolah hanya bisa membantu mengarahkan agar anak ini pendidikannya jangan terputus," ungkap Sadelih.
Menurut data BPJamsostek, hingga semester I Tahun 2022 secara nasional BPJamsostek telah membayarkan manfaat beasiswa kepada 19.226 anak dengan total nominal mencapai Rp117 miliar.
Semantara itu pada periode yang sama, jumlah klaim dari program JKK, JKM, JHT dan JP yang sudah diajukan peserta berjumlah 1,92 juta kasus dengan nilai manfaat sebesar Rp25,12 triliun. Jumlah kasus tersebut jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (Juni 2021) meningkat 42% untuk jumlah kasus, dan untuk nominal pembayaran manfaat meningkat 27%. Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang sudah mendapatkan manfaat uang tunai dari program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebanyak 2.260 orang dengan nominal manfaat Rp6,9 miliar.
Selain di Jakarta, secara serentak seluruh jajaran Direksi dan Dewan Pengawas BPJamsostek juga turun langsung untuk menyapa dan melayani peserta yang sedang melakukan klaim di kantor cabang.
Baca Juga: Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Secara Online yang Mudah dan Praktis
Menutup kegiatan Harpelnas tahun 2022, Anggoro menyebutkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu menghadirkan pelayanan terbaik kepada peserta, baik peserta yang hadir langsung ke kantor cabang maupun peserta yang memanfaatkan seluruh akses yang disediakan seperti Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) atau melalui Jamsostek Mobile (JMO).
“Sekali lagi, selamat Hari Pelanggan Nasional tahun 2022, semoga dengan customer experience yang baik, peserta akan semakin erat dengan BPJamsostek dan berujung pada kesadaran diri yang tinggi untuk memastikan dirinya, terlebih untuk adik-adik di sini dapat mengajak orang tuanya untuk terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutup Anggoro.
Berita Terkait
-
Peringati Hari Pelanggan Nasional, Kemarin Lion Air Resmikan Rute Terpendek
-
Hari Pelanggan Nasional Alfamart dan Alfagift Ajak Pelanggan Lebih Smart & Green
-
Hari Pelanggan Nasional, Momentum BNI Tingkatkan Layanan Global dan Digital
-
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Ini Deretan Penawaran Super dari ShopeePay dan ShopeeFood
-
Siap-siap, Kemnaker Sedang Siapkan Bantuan Subsidi Upah
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak