Bisnis / Makro
Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB
Petani menyemprotkan cairan pestisida di salah satu lahan sawah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2026). [ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/bar]
Baca 10 detik
  • Prabowo: Ekonomi petani membaik, banyak yang kini liburan ke luar negeri.
  • Pemerintah ingin perputaran ekonomi dimulai dari desa hingga kabupaten.
  • Koperasi disiapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kondisi ekonomi petani Indonesia saat ini telah menunjukkan perbaikan yang signifikan. Indikasi tersebut, menurutnya, terlihat dari semakin banyaknya petani yang kini mampu berlibur hingga ke luar negeri.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (13/7).

"Nggak apa-apa, libur boleh, kapan lagi petani libur ke luar negeri," ujar Prabowo.

Menurut Kepala Negara, peningkatan kesejahteraan petani menjadi salah satu indikator bahwa berbagai program pemerintah mulai memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya meningkatkan kemakmuran petani, nelayan, dan buruh sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Prabowo menegaskan pembangunan ekonomi ke depan akan difokuskan dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten agar aktivitas ekonomi tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Dengan demikian, perputaran uang di daerah diharapkan semakin besar dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita akan balikkan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita akan balikkan. Sekarang ekonomi akan turun ke rakyat," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menepis anggapan bahwa pemerintah bersikap anti terhadap perusahaan besar. Ia menegaskan pembangunan ekonomi Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh pelaku usaha.

Menurutnya, koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN), hingga badan usaha milik daerah (BUMD) memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional.

Prabowo menyebut sinergi seluruh elemen tersebut merupakan bagian dari konsep Indonesia Incorporated, yaitu pembangunan ekonomi yang mengedepankan kerja sama seluruh kekuatan ekonomi nasional.

Baca Juga: Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

"Itu yang saya maksud Indonesia Incorporated, itu yang dikehendaki oleh bapak-bapak pendiri bangsa kita bahwa koperasi adalah salah satu sokoguru," ujarnya.

Ia optimistis gerakan koperasi akan kembali bangkit sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional. Dengan penguatan koperasi yang didukung sektor swasta, UMKM, BUMN, dan BUMD, Prabowo meyakini Indonesia dapat menjadi negara yang semakin kuat dan makmur secara ekonomi.

Load More