Suara.com - Analis Apple Ming Chi Kuo dalam riset terbarunya mengatakan, iPhone 14 versi Pro Max lebih laris dibandingkan dengan generasi sebelumnya yaitu iPhone 13. Namun, penjualan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus justru lebih buruk dari seri iPhone 13.
Laporan tersebut dirilis seiring dimulainya penjualan produk tersebut setelah diumumkan secara global.
Mengutip dari GSM Arena pada Selasa (13/9/2022), iPhone 14 Pro catat penjualan yang baik dengan catatan serupa dengan iPhone 13 saat diluncurkan.
Namun untuk performa penjualan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus dinilai tidak terlalu bagus karena penjualannya lebih sedikit dibanding generasi sebelumnya.
Namun, ia mengatakan, secara keseluruhan saat ini iPhone 14 dan iPhone 14 Plus hanya menyumbang 45 persen dari total seluruh pengiriman di seri iPhone 14.
Sehingga, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa versi Pro dan Pro Max memiliki perananan dan persentase penjualan paling besar.
Lebih lanjut, Ming Chi Kuo mengatakan bahwa iPhone 14 Plus nampaknya memiliki posisi yang lebih lemah dari iPhone 13 mini tahun lalu.
Padahal iPhone versi mini sengaja dihilangkan oleh Apple di generasi ke-14 karena dinilai permintaannya lemah.
Jika kondisi ini terus berlanjut, Ming memperkirakan bahwa Apple akan mengurangi target pengiriman untuk versi iPhone 14 dan iPhone 14 Plus.
Baca Juga: Apple Hapus Pro Max, Ganti Model Jadi iPhone 15 Ultra di 2023
Sementara untuk dua versi Pro nampaknya akan ditingkatkan target penjualannya meski masih diperhitungkan.
“Tidak diragukan lagi, hasil pre-order untuk model Pro membuktikan lagi bahwa Apple masih memiliki banyak pelanggan setia dan lengket di tengah ekonomi yang memburuk, tetapi itu tidak berarti Apple akan meningkatkan pesanan model Pro di satu kesempatan," ujar Ming Chi Kuo.
Berita Terkait
-
Daftar Kapasitas Baterai seri iPhone 14, iPhone 14 Plus Paling Besar
-
iOS 16 Tersedia dengan Layar Kunci Baru, iMessages Dapat Diedit, dan Masih Bnyak Lagi
-
iPhone 14 Pro Tersedia Pre Order Mulai Jumat Ini, Kapan di Indonesia?
-
Jelang Peluncuran iOS 16: 5 Fitur Baru Ini Patut Dicoba
-
Apple Hapus Pro Max, Ganti Model Jadi iPhone 15 Ultra di 2023
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif