Welding engineer atau insinyur pengelasan tentu saja harus memiliki pengetahuan yang luas dalam ilmu material, metalurgi, fisika, dan pengelasan. Tanggung jawab utamanya adalah mengembangkan serangkaian prosedur yang harus diikuti oleh operator pengelasan atau welder.
Secara khusus, untuk setiap proyek, welding engineer merancang jenis las, menentukan jenis logam, dan detail teknis lainnya, dan mengumpulkan semua data untuk merumuskan dokumen Welding Procedure Specification (WPS), yang akan diterbitkan sebelum proyek dieksekusi.
Untuk dapat berpraktik sebagai welding engineer di Indonesia, terdapat program pelatihan dan sertifikasi yang harus diambil. Mereka biasanya mendapatkan gaji sekitar Rp 260 juta per tahun, dan terus meningkat hingga Rp 479 juta setiap tahun.
5. Drilling engineer
Drilling engineer atau insinyur pengeboran biasanya bekerja untuk proyek mineral maupun minyak dan gas. Tugas mereka adalah merencanakan, mengembangkan, dan mengawasi operasional pengeboran, dan mereka biasanya bekerja dengan ahli geologis guna memastikan perlindungan lingkungan.
Seorang drilling engineer bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang terkait dengan sumur yang sudah ada dan sumur yang akan dibor, membuat rencana anggaran, membuat jadwal keseluruhan dan harian yang komprehensif serta mengawasi pelaksanaan, dan memberikan solusi akan berbagai kendala yang ditemukan di lokasi.
Gaji drilling engineer sangat beragam. Lulusan tingkat pemula bisa mendapatkan dari Rp 72 juta hingga Rp 196 juta per tahun, sementara untuk tingkat yang lebih berpengalaman bisa mendapatkan hingga Rp 550 juta setiap tahunnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah