Suara.com - Harga emas anjlok pada perdagangan Senin dengan kembali ke level terendah 29 bulan pada sesi Jumat, karena dolar dan imbal hasil Treasury menguat di tengah ekspektasi Federal Reserve akan mengumumkan kenaikan suku bunga yang curam pada pekan ini.
Mengutip CNBC, Selasa (20/9/2022) harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD1.670,72 per ounce, bertahan di atas level terendah sejak April 2020 yang dicapai pada perdagangan.
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,3 persen lebih rendah menjadi USD1.678,20 per ounce.
"(Emas) masih bertahan di sekitar posisi terendahnya dan sebagian besar dari ini adalah antisipasi dari pengumuman The Fed, Rabu," kata Daniel Pavilonis, analis RJO Futures.
Dia menambahkan bahwa imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi juga menekan harga.
The Fed, pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya, Rabu, diperkirakan menaikkan suku bunga 75 basis poin untuk memerangi inflasi yang sangat tinggi, dengan pasar bahkan melihat peluang 20 persen untuk kenaikan 100 bps.
Kekhawatiran tentang lonjakan inflasi juga mendorong bank sentral lainnya untuk memperketat kebijakan moneter.
Meski emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengangkat opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Dolar bertahan di dekat level tertinggi dua dekade, membuat emas yang dihargakan dengan greenback lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Imbal hasil US Treasury 10-tahun melesat ke level tertinggi dalam lebih dari 11 tahun.
Baca Juga: Harga Emas Mulai Menguat Naik Rp 7 Ribu
Logam lainnya, perak kehilangan 1,2 persen menjadi USD19,32 per ounce, sementara platinum naik 1 persen menjadi USD915,91 dan paladium melambung 4,1 persen menjadi USD2.222,19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional