Suara.com - Keindahan alam dan keragaman budaya menjadi kombinasi dahsyat pengembangan pariwisata Indonesia. Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas, kini terus mempercantik diri dengan event sport tourism kelas dunia melalui agenda Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2022.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah mengatakan, magnet Danau Toba dengan keindahan alam dan budaya kini makin kuat dengan digelarnya event kejuaraan rally Asia Pasifik 2022.
"Event sport tourism ini penting untuk promosi pariwisata, menarik lebih banyak wisatawan untuk datang, dan berdampak pada perekonomian," katanya.
Danau Toba APRC 2022 yang digelar 23 - 25 September ini merupakan event rally kedua yang dilaksanakan di kawasan Danau Toba tahun ini. Sebelumnya, pada 5 - 7 Agustus lalu, digelar juga Kejuaraan Nasional Rally di lokasi yang sama, kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Sektor Aek Nauli yang dikelola PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL).
Event APRC 2022 kali ini diikuti oleh 65 pembalap dari dalam dan luar negeri. Diantaranya, pembalap asal Malaysia yang juga mantan juara dunia WRC Karamjit Singh, serta pembalap nasional seperti Sean Gelael, Ryan Nirwan, Subhan Aksa, Rifat Sungkar, hingga Musa Rajekshah.
Menurut Ijek, sapaan Musa Rajekshah, kejuaraan rally di Danau Toba akan menjadi agenda rutin bersama Federation Internationale de' IAutomobile (FIA). Selain kejuaraan level nasional dan Asia Pasifik, tahun 2023 ditargetkan bisa menggelar skala yang lebih besar, yakni seri World Rally Championship (WRC).
"Kami mendukung penuh, karena ini untuk kepentingan Indonesia. Kita ingin Danau Toba sebagai destinasi super prioritas ini makin banyak dikunjungi wisatawan," terangnya.
Senada dengan Ijek, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Dwi Marhen Yono mengatakan, tahun 2022 merupakan momentum pemulihan pariwisata nasional setelah gelombang pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021.
"Tahun ini, kami menargetkan 600 juta kunjungan wisata domestik ke berbagai destinasi nusantara. Dengan jumlah itu, potensi perputaran uang di sektor wisata domestik mencapai Rp 300 triliun," sebutnya.
Baca Juga: Ricardo Gelael Tampil Gemilang Naik Podium di Danau Toba Rally 2022
Menurut Marhen, pengembangan destinasi wisata memerlukan pilar 3A + 3K, yakni Akses, Amenitas, Atraksi, serta Komitmen, Kreativitas, dan Kolaborasi.
"Sport tourism seperti Danau Toba APRC ini menjadi pilar Atraksi yang sangat penting untuk Danau Toba sebagai destinasi super prioritas," terang pria asal Banyuwangi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Sumatera Barat, tersebut.
Direktur PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) Anwar Lawden menambahkan, pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan rally sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata Danau Toba. Apalagi, trek rally di Hutan Tanaman Industri (HTI) sektor Aek Nauli yang dikelola dengan prinsip keberlanjutan, menjadi favorit dan diapresiasi para pembalap.
"Karena itu, kami berkomitmen mendukung penuh. Apalagi, sport tourism ini terbukti ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Danau Toba," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu