Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk melaksanakan transformasi sumber daya manusia (SDM) atau human capital demi menjadi perusahaan berkelas dunia. Hal ini akan membawa Pupuk Indonesia menjadi perusahaan top global yang sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta BUMN untuk bertransformasi dan berinovasi.
Direktur SDM, Tata Kelola & Manajemen Risiko Pupuk Indonesia, Tina T Kemala Intan, mengatakan bahwa Pupuk Indonesia melakukan transformasi human capital dengan menerapkan tiga inisiatif strategis. Pertama, memperkuat organisasi melalui strategi talenta yang lebih baik. Kedua, memperkuat talent sourcing, keberagaman, rasa keterikatan terhadap perusahaan, dan afiliasi karyawan. Ketiga, menciptakan budaya perusahaan yang kolaboratif dan berkinerja tinggi.
Pupuk Indonesia, dikatakan Tina dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkelas dunia diawali dengan memperkuat strategi pemilihan talenta yang meliputi pemilihan karyawan yang berkinerja unggul, penerapan nilai-nilai utama AKHLAK, memiliki kompetensi serta learning agility yang dipersyaratkan untuk menghadapi tantangan ke depan, selanjutnya para talenta unggul (top talent) diterjunkan ke berbagai proyek strategis yang terbukti memiliki dampak positif terhadap EBITDA.
Selain strategi di atas, Pupuk Indonesia juga mendorong pegawai melakukan inovasi yang tidak hanya bersifat continuous improvement namun juga breakthrough secara masif di seluruh Pupuk Indonesia Grup. Berbagai inovasi tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi kinerja Pupuk Indonesia Grup.
Pupuk Indonesia juga terus berkomitmen untuk meningkatkan jumlah dan kualitas talenta unggul dengan melakukan percepatan dalam menghasilkan kader-kader unggul, mendorong keberagaman dan inklusivitas dengan mencetak lebih banyak para pemimpin muda dan para pemimpin perempuan. Program strategis lainnya adalah meningkatkan kemampuan kepemimpinan para leader di bidang pengelolaan dan pengembangan SDM bagi unitnya. Mengingat tugas para leader tidak hanya mengejar target namun yang juga penting adalah mengembangkan kapabilitas timnya.
“Tidak hanya itu, Pupuk Indonesia juga melakukan transformasi pada sistem dan proses bisnis serta digitalisasi dalam pengelolaan dan pengembangan SDM-nya menjadi single platform secara bertahap namun serentak di seluruh Pupuk Indonesia Grup. Tahap berikutnya dalam transformasi SDM ini mengintegrasikan Human Capital Information System (HCIS). Hal ini sejalan dengan transformasi digital di Pupuk Indonesia,” ujar Tina.
Dampak dari peningkatan kinerja sebagai hasil transformasi perusahaan, tentunya juga dirasakan oleh pegawai berupa meningkatnya kesejahteraan. Transformasi Pupuk Indonesia tidak hanya berhenti di situ, sebagai salah satu BUMN besar tentunya harus menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan dan terus bertumbuh serta diharapkan menjadi salah satu world class company.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru