Suara.com - Presiden Joko Widodo menilai generasi muda memainkan peranan penting dalam penggunaan internet, mengingat potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan bertumbuh pesat, dan menjadi tertinggi di Asia Tenggara di tahun 2030. Jokowi menilai, ekonomi digital Indonesia akan melonjak 8 kali lipat dari tahun 2020 ke 2030, dari Rp 632 miliar triliun, menjadi Rp 4.531 triliun.
Alfian Pamungkas, CEO IDCloudHost, menyambut tantangan Jokowi agar generasi muda dapat memainkan peranan dalam panfaatan internet bagi pengembangan ekonomi digital Indonesia menuju Tahun 2030.
"Kami mengambil peran aktif dalam pengembangan digital ekonomi Indonesia menuju tahun 2030. Kami mendukung Digitalisasi Jilid 2 yang diarahkan Pak Presiden, dengan menyiapkan infrastruktur Internet Web3", jelas Alfi disela-sela Seminar World Class Show, Redefining the Boundaries of Cloud and Sustainability Data Center, di Hotel JW Marriot.
Web3 adalah internet generasi ketiga berbasis blockchain di mana data akan saling berhubungan dengan cara yang terdesentralisasi. Web3 menghadirkan potensi untuk membuka nilai lebih bagi semua orang di internet. Web3 juga menghadirkan tingkat keamanan yang lebih tinggi.
"Kami menyediakan layanan cloud Baremetal, VPS yang dapat dikembangkan sebagai pondasi infrastruktur Web3. Saat ini, pengelola crypto coin yang berbasis blockchain telah dapat mengoperasikan sistemnya dengan memanfaatkan Baremetal dan atau VPS yang disediakan IDCloudHost dengan sebaran region Indonesia dan Singapore", lanjut Alfi.
Blockchain adalah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan atau bank data secara digital yang terhubung dengan kriptografi, dengan arsitektur terdesentralisasi.
Tidak tanggung-tanggung, untuk mempersiapkan infrastruktur Web3, IDCloudHost telah menginvestasikan dan memiliki lebih dari 1500 server siap digunakan. Keseriusan IDCloudHost menjadi catatan tersendiri, mengingat potensi ekonomi digital yang di sebutkan Jokowi mencakup nilai yang besar, Rp.4.531 Trilyun.
Dikutip dari laman McKinsey, inti dari Web3 adalah desentralisasi model bisnis. Sejauh itu, ini menandai fase ketiga dari internet dan memberikan kendali kepada pengguna.
Tujuannya adalah agar kendali tidak lagi terpusat di platform dan agregator besar, melainkan didistribusikan secara luas melalui blockchain terdesentralisasi dan smart contract.
Baca Juga: Ditengah Kabar Keretakan Rumah Tangga, Anne Ratna Mustika Diganjar Penghargaan Bergengsi
Dalam praktiknya, ini dapat menandai perubahan paradigma dalam model bisnis untuk aplikasi digital dengan menjadikan disintermediasi sebagai elemen inti. Perantara mungkin tidak lagi diperlukan untuk menghubungkan data, fungsionalitas, dan nilai.
Pengguna dan pembuat konten dapat berkreativitas tanpa batas, menggunakan aplikasi open source daripada aplikasi proprietary. Hal ini akan mendorong inovasi dan peningkatan skalabilitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000