Suara.com - Harga emas terpantau turun awal pekan ini. Salah satunya adalah Antam yang turun pada Selasa (11/10/2022). Logam mulia ini untuk ukuran satu gram dibanderol di harga Rp941.000. Harga jual tersebut terpantau turun Rp8.000 dibandingkan dengan harga jual Senin (10/10/2022) kemarin. Lalu apakah emas masih cocok jadi investasi saat resesi?
Untuk diketahui, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol Rp822.000 per gram.Harga buyback tersebut juga turun Rp10.000 dibandingkan dengan harga buyback hari.
Walau demikian, emas dikategoikan sebagai jenis investasi jangka panjang jenis safe heaven. Emas masuk dalam salah satu investasi kategori ini sehingga dipastikan cukup aman meskipun resesi menghadang.
Emas juga dianggap aset yang aman karena harganya cenderung stabil. Aset dalam emas minim risiko untuk jatuh terlalu jauh. Orang-orang biasanya membeli emas murni atau perhiasan emas yang disimpan sebagai aset. Di samping itu, ada juga bentuk tabungan emas seperti yang ditawarkan oleh Pegadaian.
Selain emas, bebeapa jenis investasi safe heaven beikut juga bisa dipilih.
Reksadana
Reksadana merupakan instrumen investasi aman yang cocok dimanfaatkan oleh para pemula. Merujuk pada UU Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 reksadana adalah jenis investasi yang cara kerjanya mengumpulkan uang dari investor yang kemudian dikelola oleh manajer investasi atau MI.
MI yang sudah mengumpulkan uang dari investor akan membaginya ke dalam penempatan investasi yang ada di pasar modal maupun pasar uang. Return atau keuntungan yang didapatkan oleh MI kemudian dikembalikan lagi kepada investor.
Pembagian pos reksadana ke dalam pasar modal atau pasar uang ditentukan oleh MI. Namun, sebelumnya MI melakukan screening terlebih dahulu tentang profil risiko investor. Investor akan diberi sejumlah pertanyaan yang digunakan untuk menakar risiko investasi. Memilih manajer investasi juga bisa dilakukan lewat aplikasi telepon pintar.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok Efek Kekhawatiran Badai Krisis Ekonomi
Surat Berharga Negara (SBN)
Surat Berharga Negara (SBN) merupakan surat berharga berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh negara. Jaminan pembayaran utang oleh negara inilah yang membuat SBN menjadi instrumen investasi yang aman, bahkan di masa krisis sekalipun.
SBN bisa dikelompokkan dalam beberapa jenis. Antara lain Surat Perbendaharaan Negara (SPN), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Negara Ritel (STR), dan Sukuk Tabungan (ST). Jenis-jenis tersebut memiliki skema investasi dan besar keuntungan yang berbeda.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Sebelumnya Ogah Kunjungi Freeport, Ini Alasan Jokowi Baru Kunjungi Tambang Emas di Papua
-
Ratusan Iklan Keuangan Janjikan Keuntungan Tidak Masuk Akal, OJK Ambil Tindakan
-
Informasi Harga Emas Antam Hari Ini
-
Pilih Investasi Aman dengan Bijak dan Cermat, Ini Sejumlah Tipsnya
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Efek Kekhawatiran Badai Krisis Ekonomi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
Terkini
-
Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal
-
Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern
-
Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!