Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan hari ini betah dalam zona merah, adapun indeks mengakhiri perdagangan di level 6.939.
Mengutip data RTI, Selasa (11/10/2022) IHSG ditutup melorot 55 basis poin atau melemah 0,79 persen ke level 6.994.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 6.937 hingga batas atas pada level 7.001 setelah dibuka pada level 6.994 pada perdagangan tadi pagi.
Sepanjang hari ini sebanyak 26 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp11,8 triliun dan volume perdagangan mencapai 1,2 juta kali.
Sebanyak 190 saham berhasil menguat, sementara 340 saham bergerak melemah dan 164 saham tidak mengalami perubahan harga.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham BACA naik 33 point atau menguat 28,44 persen ke level 149. MARK menguat 25,00 persen atau naik 140 point ke level 700.
Selanjutnya saham UNIQ menguat 16,39 persen atau bertambah 10 point ke level 71. MPRO menguat 14,50 persen atau naik 95 point ke level 750. SKRN yang naik 200 point atau menguat 11,76 persen ke level 1.900.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham RAFI melemah 14 point atau anjlok 7,00 persen ke level 186. FORU melemah 6,99 persen atau koreksi 20 point ke level 266.
Selanjutnya saham MASA terkoreksi 170 point atau melemah 6,93 persen ke level 2.280. FMII turun 24 point atau melemah 6,93 persen ke level 322. EDGE melemah 1.500 point atau turun 6,92 persen ke level 20.175.
Baca Juga: Lanjutkan Tren Pelemahan, IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.989
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,83 persen ke level 988,425. Sedangkan, JII turun 0,78 persen ke level 139,134.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar